Diduga Cemburu, Suami Bunuh Istri Dengan Gagang Cangkul

oleh -738 Kali Dibaca
Tersangka dan barang bukti telah diamankan polisi. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Diduga bermotifkan cemburu, seorang suami tega membunuh istrinya. Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Satuan Reserse Kriminal Polres Tanah Karo bersama Polsek Simpang Empat, berhasil membekuk Faoza Tulo Hia (25 tahun), yang mencoba kabur usai membantai istrinya, Julian Lase (22 tahun).

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan mengungkapkan, begitu mendapatkan informasi peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Personel Opsnal Satuan Reskrim Polres Tanah Karo yang dipimpin Kanit IV Reskrim Ipda Codet Tarigan bersama Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat Ipda Liston Sitorus langsung melakukan penyidikan di lokasi tempat kejadian perkara.

Baca Berita: 

Pemkab Karo Beri Masukan Terkait Konsep New Normal Pemprov Sumut

Menteri Tito Karnavian Puji Kesiapan Anggaran Pilkada Karo 2020

Pada Selasa 7 Juli 2020, pukul 05.30 WIB, polisi berhasil menangkap tersangka Faoza Tulo Hia.

“Tersangka berhasil kita amankan berikut barang bukti gagang cangkul yang digunakan tersangka atas pembunuhan istrinya,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan, Selasa 7 Juli 2020.

Aksi penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap korban di rumah mereka, sebut AKP Sastrawan Tarigan, diduga bermotifkan rasa cemburu.

Sebelumnya, antara tersangka dan korban, pada Senin 6 Juli 2020, terjadi keributan. Hal ini berujung penganiayaan yang dilakukan tersangka dengan menggunakan benda tumpul, gagang cangkul. Dengan alat itu, tersangka memukul kepala korban hingga korban tak sadarkan diri.

Dijelaskan AKP Sastrawan, tersangka sempat memindahkan korban ke kamar tidur dan mengganti pakaian istrinya.

“Sekitar jam 03.00 WIB, tersangka melihat keadaan korban semakin kritis, dan tidak sadarkan diri. Setengah jam kemudian tersangka melihat korban sudah meninggal dunia, dan mencoba kabur,” ungkap Sastrawan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini tersangka beserta barang bukti telah diamankan polisi.

“Dalam perkara ini tersangka dijerat KUHPidana pasal 351 ayat 3,” kata AKP Sastrawan. (Rep-01)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *