Hari Pertama Kerja, Bupati Terkelin Pimpin Pengorekan Parit

oleh -3.140 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana (menunjuk) di hari pertama kerja tahun 2019, Rabu 2 Januari 2019, memimpin langsung pengorekan parit di Desa Ketaren. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Hari pertama kerja tahun 2019, Bupati Karo Terkelin Brahmana langsung terjun ke masyarakat mengatasi persoalan banjir. Usai memberikan catatan kinerja kepada para pimpinan dan pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Karo, Rabu 2 Januari 2019. Bupati langsung meninjau Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Warga Desa Ketaren mengeluhkan buruknya sistem drainase di lingkungan desa mereka. Dampak buruk drainase itu menyebabkan warga kerap mengalami banjir. Apalagi bila hujan turun maka rumah warga itu terendam air.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Permusyawararan Desa Ketaren, Harianja Purba didampingi anggota BPD, Manjur Ketaren, setibanya Bupati Karo bersama Kepala Bappeda Nasib sianturi, Kepala Satpol PP dan Damkar Hendrik Philemon Tarigan, Direktur PDAM Tirta Malem Arvino Nasution, Camat Kabanjahe Leonardo Surbakti, Kabid LHK Hotman Brahmana, Sekcam Kabanjahe Hasbel Karo Sekali, dan Staf Pemeliharaan PUPR  Karo Binar Ginting.

Baca Juga: Bupati Karo ‘Omeli’ OPD di Hari Pertama Kerja Tahun 2019

Setelah mendengar keluhan warga, dan menyaksikan kondisi drainase. Bupati memerintahkan Dinas PUPR saat itu juga mendatangkan alat berat.

“Segera kita turunkan alat berat dari Dinas PUPR, satu unit beko,  satu unit truk. Dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan didatangkan satu unit mobil penyedot air,” kata Terkelin Brahmana.

Setelah peralatan tiba, Bupati Karo langsung memimpin penanggulangan, perbaikan drainase. Orang nomor satu di Kabupaten Karo itu terlihat berdiri sembari memberikan instruksi pada jajarannya untuk melakukan pengorekan parit.

Baca Berita: Ini Cara Guru Meningkatkan Kualitas Pendidikan

“Parit dikorek dengan beko karena sudah menumpuk tanah,” ujar Terkelin.

Pengorekan parit dilakukan dengan menggunakan alat berat, perbaikan segera selesai. Menurut Terkelin, warga Desa Ketaren mengalami kebanjiran akibat dampak buruk drainase selama satu tahun.

“Harapan saya warga tidak akan resah lagi ketika hujan turun. Menurut perangkat desa, jika hujan, air pasti meluap ke rumah warg. Ini sudah berlangsung hampir setahun, untuk itu kita akan normalisasikan sistem drainase agar pembangunan dilanjutkan sesuai dana   desa  yang sudah disepakati warga dengan perangkat desa,” imbuh Terkelin.

Penanganan langsung dilakukan Bupati Karo mendapat pujian warga.

“Luar biasa kepedulian Bupati Karo di awal tahun 2019 ini. Kehadiran Bupati sangat membantu kami warga Desa Ketaren,” ucap Manjur Ketaren. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *