Ini Pesan Ijeck Kepada Santri Ponpes Mawaridussalam

oleh -1.164 Kali Dibaca
Musa Rajekshah (Ijeck) berswafoto bersama para santriwati Pondok Pesantren Mawaridussalam. [Foto Ist|Rienews.com]

 

Musa Rajekshah (Ijeck) berswafoto bersama para santriwati Pondok Pesantren Mawaridussalam. [Foto Ist|Rienews.com]
RIENEWS.COM – Pondok Pesantren (Ponpes) Mawaridussalam menggelar puncak dan sujud syukur Milad ke-8 tahun, Selasa 20 Februari 2018. Acara dihelat di Aula Ponpes Mawaridussalam Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, itu menghadirkan calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagusu) Musa Rajekshah.

Dalam acara itu, Musa Rajekshah mengucapkan selamat milad kepada Ponpes Mawaridussalam.

“Selamat milad buat Ponpes Mawaridussalam. Saya gak menyangka bisa berada di pesantren yang luar biasa ini. Auranya luar biasa,” kata pria yang akrab disapa Ijeck dalam sambutannya.

KLIK: Perintah ‘Meneduhkan’ Cagubsu Edy Rahmayadi Kepada Tim Pemenangan

Ijeck mengatakan, membangun Pondok Pesantren tidaklah mudah.

“Ini bukan sekadar kita punya modal finansial lalu membangun pesantren. Ayah saya punya niat bangun pesantren, tapi belum kesampaian sampai saat ini,” ungkapnya.

Ponpes Mawaridussalam memiliki semangat untuk berkontribusi mencetak generasi yang berakhlak.

“Di usia 8 tahun sudah ada 1.515 santri/santriwati ditempah di sini. Padahal tadi kata Buya Sahib Marqum (pimpinan Ponpes Mawaridussalam) di tahun pertama santri masih 98 orang. Ini semangat luar biasa dari pesantren yang luar biasa pula,” ucap Ijeck.

Ijeck memahami pesantren tak sekadar menuntut ilmu.

“Tapi juga mempelajari kehidupan. Saya berpesan kepada santri/santriwati untuk bersungguh-sungguh belajar,” imbuh Ijeck.

Pimpinan Ponpes Mawaridussalam Drs. Sahib Marqum MM, mengaku, bersyukur dengan peringatan milad yang dilaksanakan.

“Allah itu memaklumi. Artinya kalau kita mau bersyukur, ya silakan. Kalau tidak, ya tanggung sendiri,” kata Sahib Marqum.

Sahib Marqum mengatakan Ponpes Mawarudussalam berdiri pada 10 Februari 2010.

“Awalnya hanya 98 santri. Tahun ini sudah 1.515 santri/santriwati. Bersama Dewan Nazir Mawaridussalam berniat melakukan wakaf yang terbaik untuk umat,” kata dia.

Sahib Marqum mengatakan peringatan milad ini bentuk rasa syukur.

“Saya juga bersyukur karena memiliki ustads/ustadzah yang siap membentuk karakter santri/santriwati yang berakhkakul karimah,” kata Sahib Marqum.

Ketua MUI Kota Medan Prof. M Hatta turut menghadiri Milad Pondok Pesantren Mawaridussalam, mengatakan, mendorong santri/santriwati sebagai benteng iman.

“Prinsip menggapai Islam yang bermartabat. Jadikan santri/santriwati sebagai benteng keimanan agar menjadi manusia bermartabat,” kata Hatta. (IST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *