Peluncuran Gejayan id, Media Alternatif Mempertemukan Tiga Simpul Kekuatan

Peluncuran media alternatif Gejayan.id.
Peluncuran media alternatif Gejayan.id.

RIENEWS.COM – Gejayan adalah sebuah nama jalan legendaris di sudut timur-utara Yogya. Beberapa penggalan jalan khususnya pertigaan Samirono, UNY, Sadhar, Atmajaya menyimpan banyak kisah aktivisme 1998 hingga 2024.

Di sini, misalnya Moses Gatot Kaca menjadi martir gerakan reformasi 1998. Di sini pula hidup sebuah gerakan anak muda progresif yang menggetarkan panggung politik nasional: Gejayan Memanggil.

Di tengah kepadatan lalu lintas jalan, puluhan kampus, sentra kuliner, toko elektronik dan puluhan hotel berbintang, Gejayan adalah episentrum dan panggung persoalan sosial sekaligus resolusi sosial yang digerakkan aktivis mahasiswa.

Gejayan.id adalah ikhtiar merawat spirit ini lewat kerja jurnalisme dan aktivisme berbasis media. Dua metode: Jurnalisme dan peng-arsip-an gerakan sipil lintas sektor di Yogyakarta menjadi pilihan kerja, misalnya melalui kanal Arsip dan Tribute to Udin,” kata Masduki (Pemimpin Umum), dalam siaran pers peluncuran media alternatif Gejayan.id, di Kampus UII Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta pada Selasa, 5 Mei 2026.

“Pada dasarnya kami tidak mendirikan media, tetapi membuat RUANG untuk deliberasi hak-hak dasar publik melalui jurnalisme: voicing the voiceless (structural approaches). Melalui Gejayan.id, suara pinggiran dapat bergeser ke tengah,” katanya.