Kapal KM Sinar Bangun Karam di Perairan Danau Toba

oleh -1.886 Kali Dibaca
Ilustrasi

RIENEWS.COM Satu unit kapal penyeberangan, Kapal Motor (KM)  Sinar Bangun, yang membawa sekitar 80 penumpang, tenggelam di perairan Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin 18 Juni 2018, sekitar pukul 17. 30 WIB.

Semula, KM Sinar Bangun bertolak dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Pelabuhan Tigaras Parapat, Kabupaten Simalungun.

Peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun terjadi di radius sekitar 1 mil dari  Pelabuhan Tigaras Parapat.

Upaya evakuasi dan pencarian para penumpang hingga kini masih dilakukan.

“Sampai malam ini, 30 (orang) selamat,” tegas Kepala Pusat Data Informasi dan  Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Senin malam, pukul 21.28 WIB.

Penyebab tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Prapat, Kabupaten Simalungun, disebut akibat faktor cuaca.

KLIK: Sambut Lebaran, Pemkab Karo Gelar Festival Tabuh Bambu dan Bedug

Sebagian penumpang berhasil diselamatkan oleh awak kapal feri penyeberangan yang sedang berlabuh di kawasan tersebut.

Informasi yang diperoleh Rienews.com pada pukul 20.30 WIB, jumlah korban yang berhasil dievakuasi 19 orang, satu di antaranya meninggal dunia.

Evakuasi dilakukan awak KMP (Kapal Motor Penyeberangan) Sumut 2 sebanyak tiga orang dalam kondisi selamat. KMP Sumut 1, berhasil menyelamatkan dua orang korban, satu orang meninggal dunia.

Kelima korban yang berhasil dievakuasi awak KMP Sumut 1 dan 2, dievakuasi ke Puskesmas Simalungun.

Sementara awak kapal kayu Sinta Damai, berhasil menyelamatkan 14 orang.

Identitas korban yang dievakuasi, Muhamad Fitri (21 tahun) warga Indrapura, Kabupaten Batubara, Sumut,  Heri Nainggolan (23 tahun) penduduk  Panei Tongah, Simalungun,  Jamuda (17 tahun)  penduduk Parbungabunga, dan  Juita warga Serbelawan. Identitas korban meninggal disebut  Y  berjenis kelamin perempuan. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *