Kemenko PMK-Bupati Karo Rakor Relokasi Tahap II-III Korban Sinabung

oleh -927 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana menghadiri Rakor penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi korban erupsi Sinabung di Kemenko PMK, Jakarta.
Bupati Karo Terkelin Brahmana menghadiri Rakor penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi korban erupsi Sinabung di Kemenko PMK, Jakarta.

 

RIENEWS.COM – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) diwakili Deputi I Marsekal Muda (Purn)  Masmun Yan Manggesa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana, Senin 6 November 2017, di Ruang Rapat lantai 6, Kantor Kemenko PMK, Jalan Merdeka Barat No 3 Jakarta Pusat.

Rakor digelar bertujuan percepatan penanangan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi tahap II dan tahap III pasca bencana erupsi Gunung Sinabung.

Dalam Rakor itu, Deputi I Kemenko PMK Bidang Lingkungan Hidup, Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana di seluruh Indonesia, Masmun Yang Manggesa menyoroti empat hal pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi tahap II dan III korban erupsi Gunung Sinabung.

Pertama, Masmun mempertanyakan perkembangan sarana dan prasarana pendukung, seperti listrik , air, jalan dan fasilitas lainnya di tempat relokasi tahap II.

Dia juga menyoroti status areal relokasi tahap II. Masmun menegaskan, status areal relokasi tahap II harus ‘clear dan clean’ agar proses adminitrasi  dapat berjalan paralel dengan proses pembangunan hunian tetap.

Di kesempatan itu, Masmun meminta Pemkab Karo segera menyerahkan dana penerima bantuan relokasi tahap III (by name by addres) dengan menerbitkan SK Bupati Karo kepada BNPB sebagai data dukung usulan bantuan rehabilitasi dan rekontruksi.

“Keempat bagaimana perkembangan tentang perubahan renaksi untuk Relokasi tahap III ini,” ujar   Masmun.

Bupati Karo Terkelin Brahmana  menjelaskan  relokasi Tahap II ( Mandiri) meliputi pembangunan  1.655 unit rumah, telah terealisasi 100 persen untuk 542 KK. Sedangkan  untuk 796 KK baru sekitar 80 persen fisik hunian, dan yang belum terbangun untuk 18 KK.

Di sektor usaha tani, Terkelin Brahmana mengatakan hingga per 2 November 2017, telah direalisasikan 97 persen atau 2.084 KK dari 2.168KK.

“Yang belum terealisasi 84 KK, target pertengahan November mencapai 100 persen,” ujar Terkelin.

Dalam kesempatan itu, Terkelin mengungkapkan permasalahan adanya masyarakat penerima program Relokasi Mandiri namun mendapat sewa lahan sewa rumah.

Rakor percepatan penanangan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi tahap II dan tahap III pasca bencana erupsi Gunung Sinabung, dihadiri Asisten Deputi Penanganan Pasca Bencana pada Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan, Detty Rosita, anggota Staf Kepresidenan Roy Abimanyu, Kalak BPBD Karo, Martin Sitepu, Kepala BPBD Provsu, Riadil Akhir Lubis,  dan Kepala Lingkungan Hidup Kabupaten Karo, Timotius Ginting. (BAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *