Kronologis Lengkap OTT Politik Uang Timses 4 Caleg Gerindra di Karo

oleh -811 Kali Dibaca
Kepolisian Resor Tanah Karo menggelar konferensi pers operasi tangkap tangan (OTT) politik uang yang menyeret empat caleg dari partai Gerindra, Senin malam, 15 April 2019. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menangkap empat orang tim sukses (Timses) calon legislatif dari Partai Gerindra dalam kasus politik uang. Tim Gakkumdu menyita uang tunai ratusan juta rupiah. Politik uang ini menyeret empat nama calon anggota legistlatif dari Partai Gerindra, yakni TJG (Caleg DPR RI), IM (Caleg DPRD Sumut), SB (Caleg DPRD Karo), dan KS (Caleg DPRD Karo).

Pengungkapan ini dilakukan Tim Gakkumdu Karo setelah mendapat informasi aktivitas politik uang dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Tiga Binanga. Informasi ini langsung ditindaklanjuti Tim Gakkumdu (Polres Tanah Karo dan Panwaslu Kabupaten Karo), Senin sore hingga malam, 15 April 2019.

Berikuti kronologis penangkapan tersangka politik uang pada Pemilu 2019, di masa tenang, yang dihimpun Redaksi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tanah Karo, AKP Ras Maju Tarigan kepada wartawan, Senin malam, mengatakan, penangkapan tersangka politik uang dalam operasi tangkap tangan (OTT) bermula dari informasi yang diterima personel Polres Tanah Karo dari Panwascam Kecamatan Tiga Binanga. Dalam informasi itu disebut adanya aktivitas money politics yang diduga dilakukan Timses Caleg Partai Gerindra di wilayah Kecamatan Tiga Binanga.

“Atas informasi tersebut, personel Gakkumdu Polres Karo bersama Panwaslu Karo melakukan penyelidikan,” kata AKP Ras Maju.

Baca Berita:

UGM Kembangkan SCESS Mendukung UKM Kopi

Bupati Karo Hadiri Pelantikan TP PKK Merdeka dan Kuta Buluh

Hasil penyelidikan ternyata benar adanya aktivitas politik uang. Tim Gakkumdu selanjutnya melakukan penyergapan di Jalan Besar Tiga Binanga-Kota Cane, Kecamatan Tiga Binanga, sekitar pukul 16.00 WIB, dan mengamankan dua orang laki-laki dewasa atas nama Jamrih S Melala, dan Losky Kembaren. Dari pemeriksaan Jamrih S Melala, dan Losky Kembaren, Tim Gakkumdu mendapatkan keterangan, keduanya menerima uang sebesar Rp11,7 juta dari Jaya Perangin-angin untuk dibagikan kepada 50 pemilik di Desa Suka Julu, Kecamatan Tiga Binanga.

“Penyerahan uang dilakukan di Kantor Gerindra Kecamatan Tiga Binanga,” kata Ras Maju.

Selain uang, sebut AKP Ras Maju, keduanya juga menerima kartu nama tiga calon legislatif dari Partai Gerindra.

Dijelaskan Ras Maju, uang tersebut diperuntukkan bagi pemilih dengan tujuan memilih tiga oknum Caleg dari Partai Gerindra pada hari pemilihan 17 April 2019. Tiap pemilih menerima uang sebesar Rp225 ribu dengan rincian, Caleg DPRD Karo atas nama KS sebesar Rp150 ribu, Caleg DPRD Sumatera Utara IM sebesar Rp50 ribu, dan Caleg DPR RI atas nama TJG Rp25 ribu.

“Sehingga untuk setiap orang pemilih dipaketkan uang Rp 225 ribu,” ujar AKP Ras Maju.

Tim Gakkumdu melanjutkan pengembangan kasus  OTT politik uang ke Kantor Partai Gerindra di Kecamatan Tiga Binanga.

“Di sana ditemukan sisa uang yang belum sempat dibagikan sebesar Rp 190 juta dan kartu nama ketiga caleg dari Partai Gerindra tersebut,” ungkap Ras Maju.

Tim Gakkumdu juga mengamankan Jaya Perangin-angin untuk mendalami informasi yang sebelumnya diperoleh Tim Gakkumdu dari Jamrih S. Melala, dan Losky Kembaren.

Dikatakan AKP Ras Maju, Jaya Perangin-angin menerangkan uang yang dibagikan tersebut adalah pemberian dari Caleg KS, IM, dan TJG.

“Selanjutnya personel Gakkumdu bersama Panwaslu membawa yang diduga sebagai pelaku money politics dan barang bukti guna dilakukan proses selanjutnya di Kantor Gakkumdu Kabupaten Karo,” ujar Ras Maju.

Sementara itu pada pukul 21.00 WIB, Tim Gakkumdu kembali mendapatkan informasi adanya politik uang yang sedang berlangsung di kawasan Jalan Samura. Dari lokasi itu, sebut AKP Ras Maju, diamankan seorang pria berinisial S dengan barang bukti uang yang belum sempat diberikan kepada pemilih sebesar Rp2,8 juta dan kartu nama Caleg dari Partai Gerindra atas nama, TJG (Caleg DPR RI), IM (Caleg DPRD Sumut), SB (Caleg DPRD Karo), dan KS (Caleg DPRD Karo).

AKP Ras Maju menjelaskan, untuk keempat nama Caleg dari Partai Gerindra yang disebut para tersangka politik uang, belum diamankan.

“Kami masih berkoordinasi dengan Gakkumdu dan Panwaslu Karo. Sedangkan empat orang Caleg itu belum ada yang kami sentuh. Kasusnya masih dalam pengembangan,” imbuh AKP Ras Maju. (Rep-01)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *