Pasca Status Siaga Gunung Sinabung Kembali Erupsi

oleh -1.368 Kali Dibaca
Kondisi puncak Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, pada Minggu 19 Mei 2019. [Foto PVMBG | Rienews]

RIENEWS.COM – Gunung Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, kembali alami erupsi. Letusan Gunung Sinabung, Senin 27 Mei 2019, melontarkan abu vulkanik dengan ketinggian mencapai 2.500 meter dari puncak gunung.

Sejak Senin 20 Mei 2019, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menurunkan status Gunung Sinabung dari  status Level IV (Awas) menjadi status Level III (Siaga).

“Gunungapi Sinabung kembali mengalami aktivitas erupsi sekitar jam 06.00 WIB. Lama erupsi mencapai ekitar 6 menit, dan tinggi kolom abu mencapai 2.500 meter. Dengan tingginya abu vulkanik ini diperkirakan daerah barat dan timur Sinabung diguyur abu vulkanik” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Sinabung, Armen Putra, di Kecamatan Simpang Empat, Senin 27 Mei 2019.

Berita Terkait:

Status Gunung Sinabung Turun Jadi Level III (Siaga)

Armen menjelaskan, petugas pemantau mengalami kendala pasca terjadinya erupsi Gunung Sinabung, disebabkan adanya kabut tipis hingga tebal menyelimuti Gunung Sinabung.

“Pasca erupsi tadi pagi, Gunung Sinabung masih tertutup kabut. Mengakibatkan kami kesulitan untuk memantau secara visual Gunung Sinabung,” ungkap Armen.

Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi, tegas Armen,  tidak mempengaruhi status Sinabung yang kini berstatus level III (Siaga).

Baca Berita:

SAR Medan Gelar Apel Siaga Mudik Lebaran 2019

Bupati Karo Teken Laporan Keuangan TA 2018 Hasil Pemeriksaan BPK

“Aktivitas Sinabung masih fluktuatif. Ini menandakan ancaman erupsi masih tinggi. Namun demikian, ini tidak mempengaruhi soal level atau status Gunung Sinabung yang sudah diturunkan pertanggal 20 Mei kemarin,” imbuh Armen.

Masyarakat, wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *