Polres Tanah Karo Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Ini Hasilnya

oleh -1.702 Kali Dibaca
99 paket berisi shabu yang disita personel Satresnarkoba Polres Tanah Karo dari loksi penggerebekan di Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Karo, Sumatera Utara, menggencarkan pemberantasan dan penindakan terhadap peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

Dalam satu pekan ini, sejumlah kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba berhasil diungkap.

Sejak resmi dilantik sebagai Kepala Satuan Narkoba Polres Tanah Karo, AKP Sastrawan Tarigan mengintensifkan pemberantasan narkoba di wilayah Karo. Masyarakat mengapresiasi keberhasilan dan upaya Kepolisian membersihkan Kabupaten Karo dari peredaran narkoba.

Penindakan terhadap peredaran narkoba yang dilakukan Satresnarkoba Polres Tanah Karo, Rabu 21 Agustus 2019, kembali dilakukan.

Kali ini sasarannya rumah yang dihuni pasangan suami istri di Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe. Hasil penggerebekan dari rumah diketahui dihuni Suharti dan suaminya (buron),  polisi menyita shabu 91,65 gram sudah dikemas dalam 99 paket, dan barang bukti lainnya.

Penggerebekan dilakukan setelah Kepolisian memperoleh informasi dari masyarakat.

Baca Berita:

Anessya dan Japane Meninggal Dalam Bak Air, Begini Versi Kepolisian

Aktivitas Gunung Karangetang Meningkat, Warga Diungsikan

“Penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat yang mengatakan kalau di dalam rumah Suharti selalu ramai dikunjungi orang yang kelihatan seperti para pemakai shabu,” ujar Kasat Narkoba, AKP Sastrawan Tarigan didampingin KBO Ipda Hendrik Tarigan, Senin 26 Agustus 2019.

Setelah mengintai rumah sasarannya, dan meyakini target penangkapan berada di dalam rumah. Personel Satresnarkoba Polres Tanah Karo langsung beraksi.  Suharti beserta suaminya dan teman-teman yang mengetahui kedatangan polisi langsung kabur, melarikan diri.

“Terkejut dengan kedatangan petugas, tersangka Suharti, suami serta teman-temannya lari pontang panting. Namun, Suharti dapat kita amankan dalam pelariannya,” ujar AKP Sastrawan.

“Para tersangka juga membuang barang bukti shabu-shabu, yang disimpan di dua tempat berbeda. Satu di kotak jam, berisi 75 paket sabu seberat 86,58 gram, dan satu lagi dalam kotak rokok berisi 24 paket sabu seberat 5,07 gram. Dengan jumlah total mencapai 91,65 gram,” ujarnya.

Barang bukti narkoba itu berhasil disita, polisi melanjutkan penggeledahan dan kembali menemukan barang bukti lain seperti satu timbangan digital, mancis (korek gas), pipet, kaca pyrex serta uang tunai Rp1.100.000.

“Suami tersangka bersama rekannya masuk dalam daftar pencarian orang. Sedangkan Suharti yang memiliki tiga anak masih dimintai keterangan demi mengungkap jaringannya,” imbuh Sastrawan.

Catatan wartawan, sejak AKP Sastrawan Tarigan resmi menjabat Kasat Narkoba Polres Tanah Karo, Senin 19 Agustus 2019, telah berhasil mengungkap tiga kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis shabu.

Yakni pengungkapan kasus shabu dengan lokasi di salon Mexsi, Jalan Mariam Ginting, Kabanjahe. Dari lokasi ini disita 15 paket shabu dengan berat 4,17 gram, dan mengamankan dua perempuan; Sumirah dan Asmidar. Empat pria; Demontara Sembiring, Sanjaya Ginting, Tamel  Ginting dan Mexsi.

Lalu pengungkapan peredaran shabu di warung internet di kawasan Jalan  Sukaraja Munthe, Kecamatan Kabanjahe, dan mengamankan Betty dengan  barang bukti 14 paket shabu (2,54 gram). Serta mengamankan seorang remaja putri, Natalia dari rumah kontrakannya Jalan Rakutta Brahmana, Gang Purba, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe. Dengan barang bukti shabu 0,17 gram beserta perangkat isap. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *