“Di satu sisi kita mendorong untuk saham-saham fundamental terus bisa terjaga dengan baik. Sehingga kemudian fundamental dari pasar saham juga betul-betul bisa terjaga,” ujar Kapolri.
Ia mengatakan, bahwa penanganan teknis perkara pidana di bidang pasar modal menjadi ranah khusus jajaran reserse, akan terus dilakukan guna memetakan kemungkinan pelanggaran.
Selain membahas pasar modal, Rapim Polri 2026 juga menyinggung sejumlah isu penting lain, seperti pengamanan ketahanan pangan, pengawasan lifting minyak, hingga langkah antisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan.
Sigit menyatakan, Polri siap mendukung agenda pemerintah dalam Rencana Kerja Pemerintah 2026.
“Tentunya kami menyadari bahwa dengan program kerja pemerintah yang menjadi rencana kerja Bapak Presiden ini, kita harapkan Polri bisa mendukung pelaksanaannya dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya. (Rep-Red)
Sumber: Humas Polri






