Selama Lebaran 2024, Korban Meninggal Lakalantas 469 Orang

Arus mudik Lebaran 2024 di Stasiun Kereta Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Jumat malam, 29 Maret 2024. Foto Rienews.com.
Arus mudik Lebaran 2024 di Stasiun Kereta Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Jumat malam, 29 Maret 2024. Foto Rienews.com.

RIENEWS.COM – Angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) selama Lebaran 2024 menurun dibanding periode yang sama pada tahun 2023.

Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Irjen Pol. Aan Suhanan menyebutkan angka kecelakaan lalu lintas di masa arus mudik-arus balik Lebaran 2024 sebanyak 3.286 kejadian. Jumlah ini, kata Irjen Pol Aan Suhanan, turun 8 persen dibanding tahun 2023, mencapai 3.561 kejadian kecelakaan lalu lintas.

Dari kejadian kecelakaan lalu lintas selama Lebaran 2024, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 469 orang.

“Tingkat vatalitas pun menurun 12 persen dari tahun lalu 534 korban meninggal dunia menjadi 469 meninggal di tahun ini,” ungkap Kepala Korlantas Irjen Pol. Aan Suhanan saat penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2024/1445 Hijriyah di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat, 19 April 2024.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi seluruh pihak atas kolaborasi dan koordinasi sehingga Angkutan Lebaran 2024 dapat berjalan dengan baik.

“Saya bangga dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan unsur terkait atas koordinasi dan kerja nyata bersama sehingga mudik kali ini dapat berjalan dengan baik. Terima kasih kepada Kementerian dan Lembaga terkait, Kemenko PMK, Pemerintah Daerah, Polri, TNI, operator transportasi, media yang mendukung secara intens, serta seluruh masyarakat, kami sampaikan terima kasih,” ujar Menhub saat menutup Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2024.

Berdasarkan hasil survei mobile positioning data (MPD) yang dilakukan oleh operator telekomunikasi Telkomsel, jumlah pergerakan masyarakat secara nasional selama periode 3-18 April 2024 sebesar 242,6 juta pergerakan.

Artikel lain

Microsleep Diduga Penyebab Kecelakaan Bus Rosalia di Tol Batang-Semarang, 7 Orang Tewas

Penumpang Angkutan Umum Mudik Lebaran 2024 Naik 30 Persen Dibanding 2023

Mudik Lebaran 2024, Menhub Tekankan Antisipasi Gangguan di Jateng

Wilayah Jabodetabek pergerakan masyarakat sebesar 41,5 juta. Kemudian penggunaan angkutan umum juga meningkat dibandingkan tahun 2023, serta lalu lintas jalan yang relatif lancar dengan kecepatan rata-rata kendaraan sekitar 70-75 Km/Jam.

“Pergerakan masyarakat terjadi lonjakan yang cukup signifikan, perjalanan angkutan umum juga meningkat, masih terjadi beberapa hal yang tidak kita inginkan. Meski begitu, angka kecelakaan menurun serta kecepatan kendaraan dapat meningkat, ini adalah hal yang positif,” jelas Menhub.

Kepala Korlantas Irjen Pol. Aan Suhanan menjelaskan, sepanjang masa Angkutan Lebaran 2024, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas dengan 27 kali pelaksanaan contra flow di Jakarta-Cikampek-Cipali, 20 kali one way di tol, dan 197 kali kali one way di luar tol di Jawa Barat.

“Di Jawa Tengah, kita juga melakukan pengaturan di jalan-jalan arteri,” kata Irjen Pol Aan.

Selain itu, kata Kepala Korlantas Polri, dilakukan 40 kali delaying system di kawasan penyeberangan sejak Km 13 hingga Km 68 saat arus mudik, dikarenakan antrian dan kenaikan volume kendaraan. Meski begitu, kecepatan kendaraan meningkat 0,8 km/jam dibanding tahun lalu.

Artikel lain

Jelang Putusan Sengketa Pilpres 2024, Presiden ke 5 hingga HRS Ajukan Amicus Curiae

Pakar UGM Nilai Konflik Iran-Israel di Selat Hormuz Picu Harga BBM Naik

Perang Iran-Israel, Menteri Retno: WNI Sejauh Ini Dalam Keadaan Baik

“Artinya, waktu tempuh perjalanan arus mudik menjadi lebih cepat 11 menit dari tahun lalu. Kami mengucapkan syukur, hajat besar yang sudah kita lalui ini berjalan dengan baik, berkat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, masyarakat dan media. Keberhasilan pengelolaan ini adalah keberhasilan kita bersama,” imbuh Irjen Pol Aan. (Rep-02)

Sumber: Kementerian Perhubungan