Sertifikat Vaksin Sebagai Syarat Perjalanan Masih Wacana

oleh -97 Kali Dibaca
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito. [Foto BNPB | Rienews]

RIENEWS.COM – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan  Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan, sertifikat vaksin sebagai syarat perjalanan masih wacana.

Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan masyarakat bahwa hal itu belum direalisasikan. Dan, pemerintah pun saat belum melakukan pembahasan lebih lanjut terkait sertifikat vaksin dan tetap akan menunggu hasil kajian yang valid.

Baca: Pemerintah Buka Peluang Kerjasama Swasta Percepat Vaksin Merah Putih

“Sampai dengan saat ini, hal tersebut merupakan wacana,” kata Wiku Adisasmito menanggapi pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis 18 Maret 2021.

Baca Juga:

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Karo 2022

Tiket.com dan ShopeePay Mudahkan Masyarakat Rencanakan Staycation Aman dan Nyaman

Dan untuk mewujudkannya, menurut Wiku, masih harus dilakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas vaksin dalam menciptakan kekebalan individu kepada orang yang telah mendapatkan vaksin Covid-19. Dan, jika tidak ada hasil studi yang valid, maka tidak ada jaminan kekebalan individu tercipta.

“Apabila sertifikat tersebut dikeluarkan tanpa adanya studi yang membuktikan adanya kekebalan individu telah tercipta, maka pemegang sertifikat tersebut memiliki potensi tertular atau menularkan virus Covid-19 selama melakukan perjalanan,” tegasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *