Suhu Panas Mekah, Disarankan Jemaah Umrah Wajib Pukul 10 Malam atau 9 Pagi

Hindari kepadatan dan suhu panas Mekah, jemaah haji 2024 Indonesia diimbau melaksanakan umrah wajib pada malam hari atau pagi hari. Foto kemenag.go.id/Hilman Fauzi.
Hindari kepadatan dan suhu panas Mekah, jemaah haji 2024 Indonesia diimbau melaksanakan umrah wajib pada malam hari atau pagi hari. Foto kemenag.go.id/Hilman Fauzi.

RIENEWES.COM – Suhu panas di Kota Mekah dalam beberapa hari ini mencapai 42 hingga 43 derajat celcius, dan diperkirakan pada saat puncak haji 2024, suhu panas di Mekah berpotensi ekstrem mencapai 50 derajat celcius.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Mekah mengimbau para jemaah haji 2024 Indonesia, agar melaksanakan umrah wajib pada malam hari pukul 22.00 WAS (waktu Arab Saudi)  atau pagi hari pukul 09.00 WAS.

Kepala Daker Makkah Khalilurrahman menjelaskan, imbauan ini dalam rangka menjaga kesehatan jemaah haji Indonesia, dan menghindari kepadatan di Masjidil Haram.

“Kami mengimbau, bagi jemaah haji tiba di hotel Mekah pada pukul 06.00 – 17.00 WAS untuk dapat melaksanakan umrah wajib pada pukul 22.00 WAS,” kata Khalilurrahman dari Makkah, Senin, 27 Mei 2024.

Sementara bagi jemaah yang tiba di hotel Mekah pada pukul 18.00 – 05.00 WAS, dapat melaksanakan umrah wajib pada pagi hari pukul 09.00 WAS.

“Imbauan ini sekali lagi kami sampaikan dalam rangka menjaga kesehatan jemaah dan menghindari kepadatan di Masjidil Haram,” tegas Khalil.

Dengan pengaturan jadwal tersebut, diharapkan jemaah juga punya cukup waktu untuk beristirahat sebelum melaksanakan umrah wajib.

Artikel lain

Suhu Mekah 42 Derajat Celcius, Tips Tetap Bugar Ibadah Haji

Kenaikan UKT PTN Dibatalkan

Tiket.com Sediakan Diskon 30 Persen hingga Cashback Liburan 3G Travel di Asia

“Paling tidak ada jeda minimal empat sampai lima jam setelah jemaah tiba untuk beristirahat terlebih dahulu. Tidak perlu buru-buru melakukan umrah wajib setibanya di Mekah, tapi pastikan kondisi tubuh sudah fit dan siap melaksanakan ibadah tersebut,” katanya.

Pemilihan waktu tersebut juga bertujuan menghindarkan jemaah dari kondisi cuaca terik di Mekah.

“Cuaca di Kota Mekah saat siang hari bahkan dalam beberapa hari ini bisa menembus suhu 42 sampai 43 derajat celcius. Ini cukup ekstrim jika dibandingkan cuaca sehari-hari di Indonesia. Bahkan nanti saat puncak masa haji diperkirakan akan menembus 50 derajat celcius,” ungkap Khalil.

Khalil meminta imbauan ini dapat dijadikan pedoman bagi seluruh petugas maupun jemaah haji Indonesia.

Artikel lain

Platform Digital Bakal Didenda Rp500 Juta per Konten Siarkan Judi Online

Prudential Luncurkan PRUWell Medical dan PRUWell Medical Syariah Berkonsep Fairness

Forum Penyelamat Media dan Demokrasi: Batalkan RUU Penyiaran

“Untuk petugas kloter dan petugas sektor saya minta bantu untuk mengawasi agar imbauan ini dapat dipatuhi. Harap diingat, keselamatan jemaah menjadi prioritas kita bersama,” pungkasnya. (Rep-02)

Sumber: Kementerian Agama