Sungguh Tega, Bayi Baru Lahir Dimasukkan Dalam Goni Lalu Dibuang ke Sungai Bunut Asahan

oleh -132 Kali Dibaca
Petugas membawa mayat bayi laki-laki yang ditemukan di aliran sungai Bunut, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, Sumut, Selasa 16 November 2021. [Foto Ist]

RIENEWS.COM – Sosok mayat bayi dalam karung goni ditemukan di aliran sungai Sitiotio atau biasa disebut sungai Bunut, Dusun VI, Desa Sei Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada Selasa pagi, 16 November 2021.

Di tubuh bayi ditemukan bekas lebam di leher, tangan dan dada.

Penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu, pertama kali diketahui Warsimin (65 tahun). Saksi yang juga pemilik lahan di tepi sungai Bunut, tempat penemuan mayat bayi, menaruh curiga atas karung goni yang dikerumuni lalat.

“Saya lihat goni tersangkut dekat pohon Sawit. Banyak lalat dan bau busuk,” tutur Warsimin.

Baca Juga: Mayat Bayi di Tiga Binanga Diduga Hasil Hubungan Gelap

Ia lantas meraih goni tersebut. Saksi terhenyak begitu mengetahui isi dalam karung. “Pas saya buka ternyata mayat bayi. Langsung saya angkat ke darat, lapor ke warga yang lain,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ramadhani bersama Kapolsek Prapat Janji AKP JT Siregar dan Kanit Reskrim Polserk Prapat Janji, Iptu ST Purba menuju lokasi penemuan mayat bayi.

Hasil pemeriksaan sementara oleh polisi, diketahui mayat bayi dimasukkan ke dalam kantong plastik lalu dimasukkan dalam goni. Di tubuh bayi juga ditemukan bekas lebam.

“Jasad bayi itu dalam (kantong) plastik dan dimasukkan dalam goni,” ujar AKP Ramadhani seraya menjelaskan menunggu hasil autopsi.

Kepala Puskesmas Purwanto Siddik memperkirakan bayi tersebut meninggal sekitar dua hari lalu.

Mengenai adanya bekas lebam pada tubuh bayi, Purwanto menjelaskan hal itu di antaranya bisa diakibatkan benturan.

“Diperkirakan (meninggal) sudah 2 hari. Soal penyebab lebam biru di leher dan dada tunggu hasil autopsi. Tapi lebam di dada kemungkinan karena benturan,” pungkas Purwanto. (Rep-07 | Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *