Uang Lauk Pauk Bagi 3.888 KK Pengungsi Sinabung Akan Cair

oleh -1.751 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahaman (2 kiri) bersama Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat (2 kanan), membahas Jaminan Bantuan Hidup (Jadup) untuk pengungsi Gunung Sinabung di Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu 4 Juli 2018. [ Foto Ist | Rienews.com]

RIENEWS.COM Kementerian Sosial menyatakan dana jaminan bantuan hidup (Jadup) untuk para pengungsi Gunung Sinabung, akan dicairkan. Rencananya, pencairan dana Jadup, berupa uang lauk-pauk, secara simbolis direalisasikan dalam bulan ini, Juli 2018.

Hal ini terungkap dalam pertemuan Direktur Jenderal  Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat dengan Bupati KaroTerkelin Brahmana didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karo Benyamin Sukatendel, dan Kabid Dinas Sosial Usaha Purba, Rabu 4  Juli 2018, di Kementerian Sosial, Jakarta.

Pemerintah terus memperhatikan dan memastikan bantuan bagi warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Ditegaskan Harry, Jadup bagi pengungsi Sinabung tidak ada lagi masalah, sudah ditandatangani direktur untuk dicairkan.

Berita Terkait: Wagubsu Ungkap 9 Masalah Percepatan Penanganan Sinabung

Baca Berita: Mengerikan! Beginilah Penampakan Jembatan Lau Pengalahan

“Sampaikan kepada saudara-saudara kita pengungsi, masalah Jadup sudah selesai. Bila tidak ada halangan, direncanakan Menteri Sosial akan datang ke Kabupaten Karo untuk menyerahkan langsung secara simbolis Jadup kepada pengungsi,” tegas Harry.

Menurut Harry, Menteri Sosial Idrus Marham direncanakan akan berkunjung ke Tanah Karo dalam bulan ini.

“Sedang di koordinasikan dengan protokol Kementerian Sosial, rencana Rabu tanggal 12 Juli ini. Itu untuk membuktikan bahwa pemerintah hadir dalam setiap masalah yang dihadapi masyarakat,” ungkap Harry.

Jumlah pengungsi Gunung Sinabung mencapai 3.888 kepala keluarga (KK) yang direlokasi secara bertahap. Relokasi tahap pertama terhadap 370 KK di kawasan Siosar. Relokasi tahap kedua dilakukan secara mandiri terhadap 1.682 KK dan tambahan 181 KK di 14 lokasi hamparan.

Sedangkan proses relokasi tahap ketiga, kini ditargetkan penyelesaian pembersihan lahan seluas 480 hektar di Desa Siosar, Kecamatan Merek, untuk 1.655 KK.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan, masalah Jadup pengungsi sudah selesai.

“Sudah clear and clean, serta kemungkinan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Sosial. Menyangkut persiapan relokasi tahap ketiga, ditargetkan tahun ini, paling tidak bulan Oktober sudah selesai pembersihan lahan seluas 480, 11 hektar untuk lahan pertanian pengungsi,” pungkas Terkelin. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *