Warga Kembali Diingatkan Tidak Memasuki Zona Merah Sinabung

oleh -1.545 Kali Dibaca
Personel dari Koramil 04/SE, Jumat 28 September 2018, menemukan fasilitas memancing yang dibuat oknum warga di danau Lau Borus yang merupakan aliran lahar Gunung Sinabung, dan masuk dalam zona merah, dilarang memasuki dan beraktivitas. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM ­– Warga Karo kembali diingatkan akan bahaya memasuki dan beraktivitas di zona merah Gunung Sinabung yang telah ditetapkan. Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, hingga kini masih berstatus Awas, dan masih terjadi aktivitas di perut Gunung Sinabung.

Petugas pemantau Gunung Sinabung dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Armen Putra menegaskan status Gunung Api Sinabung masih status Awas (Level IV).

“Walaupun Gunung Sinabung tidak mengeluarkan abu vulkanik, tapi asapnya selalu keluar. Bahkan gempa-gempa kecil pun selalu terjadi. Makanya kami pun selaku petugas Vulkanologi Gunung Sinabung meminta kepada warga atau tamu wisata   janganlah memasuki zona merah, khususnya aliran Sungai Lau Borus karena tanggul yang ada di danau itu tidak tahu kapan jebolnya. Seandainya nanti erupsi Sinbung terjadi, siapa tahu nanti ada korban jiwa, petugas dan Dansatgas juga disalahkan. Jadi sekali lagi kami ingatkan, janganlah melakukan aktivitas di zona merah,” tegas Armen, Jumat 28 September 2018.

Baca Berita: Harapan Ketua Dekranas Karo Sariati di Rakernas

Danramil 04/SE Kapten Kav. J. Surbakti bersama Camat Naman Teran Dwikora Sitepu dan perangkat pemerintahan, kembali melakukan patroli di zona merah.

Hal ini dilakukan lantaran sejumlah warga masih nekat memasuki zona merah di kawasan Desa Berastepu, Kuatonggal, dan Desa Sukanalu, Kecamatan Namanteran.

“Saya sudah entah berapa kali bilang bahwa status Gunung Sinabung masih status Awas. Bahkan di setiap acara atau ada kegiatan di balai desa, selalu kita sampaikan kepada warga agar jangan melakukan aktivitas di zona merah. Tapi selalu ada saja ada orang yang mau menerobos ke danau ini,” ujar Danramil Kapten Kav. J. Surbakti.

Dalam patroli di zona merah, ditemukan fasilitas memancing yang dibuat oleh sejumlah oknum warga untuk memancing di kawasan danau, merupakan aliran lahar Gunung Sinabung.

Danramil menegaskan, fasilitas itu ditiadakan dan menegaskan kepada warga agar tidak lagi mengulang hal serupa. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *