Bupati Karo Minta Geriten Pulu Ganding Dijadikan Destinasi Wisata

oleh -453 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat menandatangani prastasti pada peresmian Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu, Sabtu 7 Maret 2020. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengelola dan memanfaatkan geriten menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Karo.

Hal ini disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana saat meresmikan renovasi pembangunan Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu di Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Sabtu 7 Maret 2020.

Terkelin mengaku bangga dengan selesainya renovasi pembangunan Geriten Menurut Terkelin, pembangunan Gerinten Pulu Ganding Pasinget Sitepu.

“Sebab ini salah satu ciri kebanggan kearifan lokal, budaya Karo yang sampai sekarang ini belum punah masih bertahan, sungguh luar biasa,” katanya.

Peresmian Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu dihadiri Camat Simpang Empat Amsah Perangin-angin dan Kabag Umum dan Perlengkapan Hotman Brahmana, keturunan Pulu Ganding Pasinget Sitepu dan warga Desa Beganding.

Baca Berita: 

Desa Ndeskati Gelar Tradisi Kerja Tahun Nimpa Bunga Benih

HUT Kabupaten Karo, Bupati Bersama Forkopimda dan Veteran Ziarah ke Makam Pahlawan

Terkelin mengajak warga desa dan BUMDes untuk memanfaatkan geriten menjadi area wisata di Kabupaten Karo.

“Kita harus berpikir secara global namun bertindak secara lokal. Jadikan Geriten Pulu Gading menjadi geriten wisata. Ini bisa dikelola BUMDes, tinggal perangkat desa yang berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan,” ujarnya.

Cucu Pulu Gading Pasinget Sitepu, Tina Sitepu mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Karo meresmikan Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu.

“Meski sibuk (memperingati HUT Kabupaten Karo), namun Bupati Karo masih bisa menyempatkan datang. Kami keluarga Sitepu bangga memiliki sosok seorang bupati yang peduli akan masyarakatnya, dan memiliki karakter dekat dengan masyarakatnya,” katanya.

Tina menjelaskan Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu awalnya dibangun pada 1926, lalu kemudian dilakukan beberapa kali renovasi.

“Tahun 1926 geriten ini sudah ada dan direnovasi tahun 1984, kemudian tahun 2019 direnovasi lagi selesai 2020, baru diresmikan,” katanya.

Tina menegaskan Geriten Pulu Ganding Pasinget Sitepu bukan hanya milik marga Sitepu saja atau masyarakat Desa Beganding.

“Tetapi Griten ini sudah milik masyarakat Karo semuanya,” kata Tina.

Dalam masyarakat suku Karo, geriten berfungsi untuk menyimpan kerangka atau tulang-tulang sanak keluarga, yang diambil dari kuburannya. Bangunan geriten berarsitektur khas bangunan tradisional Karo. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *