Bupati Karo Usulkan Nerus Ginting Sebagai Pahlawan Nasional

oleh -238 Kali Dibaca
Bupat Karo Terkelin Brahmana bersama keluarga almarhum Nerus Ginting dan penulis Biografi Pejuang Nerus Ginting, Robert Billy Peranginangin. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana mengusulkan Nerus Ginting  sebagai Pahlawan Nasional. Pada 1959 Pemerintah Indonesia menetapkan Nerus Ginting sebagai tokoh perintis kemerdekaan Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam sambutannya atas peluncuran buku Biografi Pejuang Nerus Ginting, di rumah Dinas Bupati Karo, Kamis 28 November 2019. Buku ini ditulis oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Karo Robert Billy Peranginangin bersama putri almarhum Nerus Ginting, Anna br Ginting dan Ingansip br Ginting.

“Mari bergandengan tangan, kita usulkan almarhum Nerus Ginting sebagai Pahlawan Nasional,” ucap Terkelin Brahmana.

Dia mengimbau masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Karo untuk mengingat sejarah para tokoh perintis kemerdekaan Indonesia di Kabupaten Karo.

“Jangan pernah  melupakan sejarah kaum  para perintis kemerdekaan yang sudah berjuang membela negara dan bangsa pada zamannya,” tuturnya.

Baca Berita:

LP3PKK Melahirkan Kader Terampil

320 Atlit Karo Berprestasi Terima Bonus

Mengapresiasi penerbitan buku Biografi Pejuang Nerus Ginting, Terkelin mengimbau cetakan buku disumbangkan ke Perpustakaan Daerah Karo, dan mengajak para kaum milenial membaca buku tersebut agar mengetahui sejarah perjuangan Indonesia di Kabupaten Karo.

“Milenial, pelajar dapat membaca dan mengetahui sejarah kemerdekaan, ada seorang tokoh, putra Karo ikut bagian dalam memperebutkan Kemerdekaan RI,” pungkasnya.

Penulis Biografi Pejuang Nerus Ginting, Robert Billy Peranginangin menjelaskan, Pemerintah Indonesia pada 1959, menerbitkan Surat Keputusan Presiden melalui surat Menteri Sosial RI Nomor: Pol 79/PK, Tanggal 14 Maret 1959 yang menetapkan Nerus Ginting menjadi tokoh  perintis Kemerdekaan RI.

Dikatakannya, dalam buku tersebut diceritakan perjalanan, nasib para pejuang Kemerdekaan Indonesia saat dibuang, diasingkan penjajah Belanda dan Jepang ke kawasan Boven Digul, Papua.

Dalam buku itu, Robert menukil kutipan dari Nerus Ginting dalam bahasa Karo; ula pagi kemerdekaan enda bagi taruk nitempi, ula pagi kemerdekaan enda bagi si ngacip tubis.

Kedua putri Nerus Ginting, menceritakan, penulisan Biografi Pejuan Nerus Ginting terwujud atas kerja sama keluarga dengan Robert Billy Peranginangin.

“Kami atas nama keluarga almarhum Nerus Ginting mengucapkan terima kasih, dan semoga peluncuran buku biografi ayah kami tercinta ini lancar dan sukses,” kata Anna. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *