Tingkatkan Minat Baca di Karo, FPPPK Bangun Sapo Literasi

oleh -80 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Forum Pemuda Peduli Pendidikan Karo (FPPPK). [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana mengakui, minat baca di Tanah Air masih minim. Menukil hasil penelitian Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO), Terkelin menyebutkan, dalam satu bulan hanya sekali membaca buku, bukan buku pengetahuan.

“Menurut penelitian UNESCO yang pernah saya baca, bahwa dijelaskan minat baca di Indoensia masih minim. Di mana setahun hanya 12 lembar membaca buku, sehingga hitungannya dalam setiap satu bulan hanya sekali membaca buku. Ironisnya bukan buku pengetahuan yang dibaca dan dilihat, tapi buku tabungan. Ini tidak pantas ditiru,” kata Terkelin Brahmana.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karo Terkelin Brahmana saat menerima audiensi Forum Pemuda Peduli Pendidikan Karo (FPPPK), Rabu 4 November 2020, di Kantor Bupati Karo.

Ketua FPPPK Atmaja P. Sembiring mengemukakan, kedatangan mereka menyampaikan undangan kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam kegiatan bedah buku Jamin Ginting, Pahlawan Nasional dari Tanah Karo, yang akan diselenggarakan pada Senin 9 November 2020.

“Kedatangan kami juga tidak terlepas bahwa hari Senin (9 November 2020) ada acara  bedah buku Jamin Ginting  Pahlawan Nasional dari Tanah Karo. Dalam kesempatan acara ini, Bapak Bupati kiranya dapat hadir sebagai penyemangat motivasi dan mendukung gerakan literasi,” kata Atmaja.

Baca Berita:

Lahan Usaha Tani Warga Relokasi Tahap III di Siosar Terkendala Masalah Klaim Lahan Ulayat

BNPB Imbau Warga Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Dalam pertemuan itu, Atmaja menyatakan, untuk meningkatkan minat literasi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, FPPPK telah mendirikan bangunan Sapo Literasi di Jalan Samura, Kabanjahe.

Pembangunan Sapo Literasi, beber Atmaja, dilakukan secara swadaya oleh anggota FPPPK juga melakukan penjualan baju kaus bertulis Ayo Membaca, Membaca Keren.

“Panitia pembangunan Sapo Literasi  juga melakukan aksi penggalangan dana dengan menjual kaus sablon Ayo Membaca, Membaca Keren, dengan harga  jual Rp100 ribu,” ungkapnya.

Dikatakannya, gerakan literasi di Kabupaten Karo dapat berkembang dengan adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Karo.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapresiasi gerakan literasi yang dilakukan FPPPK, dan menyatakan kesediaan hadir di acara bedah buku Jamin Ginting, Pahlawan Nasional dari Tanah Karo.

Melansir hasil penelitian UNESCO, Bupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan hal itu harus diubah.

“Sehingga gerakan FPPPK dengan Sapo Literasi sangat tepat sasaran dalam menumbuh kembangkan minat baa masyarakat. Sebab buku adalah jendela dunia dalam mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan,” pungkasnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *