KARO  

Warga Apresiasi “Sabtu Bersih” Yonif 125/Simbisa Perbaiki Infrastruktur

Prajurit Batalyon Infanteri 125/Simbisa, Tanah Karo, melakukan pengecoran jalan dan pembersihan drainase di kawasan Zentrum Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sabtu 23 Maret 2019, dalam kegiatan rutin Sabtu Bersih. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Program “Sabtu Bersih” yang dicanangkan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 125/Simbisa Mayor Inf. Anjuanda Pardosi mendapat sambutan dari warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Khususnya warga di kawasan lokasi “Sabtu Bersih” yang digelar untuk kedua kalinya oleh Batalyon Infanteri (Yonif) 125/Simbisa di persimpangan Zentrum, Kecamatan Kabanjahe, Sabtu 23 Maret 2019.

“Sabtu Bersih” langsung dipimpin Danyonif Mayof Inf. Anjuanda Pardosi didampingi Wadan Yonif Mayor Inf. Irwansyah, dan Pasi Intel Lettu Inf. Rahmad Sopyan, mendapat apresiasi warga.

Di kawasan Zentrum, para prajurit Yonif 125/Simbisa menambal lubang di jalan berstatus Jalan Nasional dengan cara mengecor lubang jalan dan meratakan beram jalan. Yonif 125/Simbisa juga melakukan pembersihan, pengorekan drainase di kawasan Zentrum.

Danyonif 125/Simbisa Mayor Inf. Anjuanda Pardosi mengungkapkan “Sabtu Bersih” yang dilaksanakan untuk membantu masyarakat. Anjuanda juga berharap masyarakat kedepannya lebih peduli menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapan saya dengan dilakukannya kegiatan rutin Sabtu Bersih ini, kiranya masyarakat sekitar nanti meneruskan kepedulian kita dengan menjaga kebersihan lingkungannya. Terutama tidak membuang sampah lagi ke drainase,” ujar Danyonif di lokasi pengerjaan.

Baca Berita: Bupati Karo Siapkan 98 Hektar Lahan Ujicoba Pertanian Sistem ZBNF

Guna melancarkan perbaikan jalan, arus lalu lintas kawasan Zentrum ditutup hingga Senin pagi, 25 Maret 2019. Para pengendara dialihkan ke jalur Simpang Empat-Simpang Tiga-Laudah.

“Jalur arah biasanya menuju pintu II Yonif 125/Simbisa kita tutup. Kembali akan kita buka pada Senin 25 Maret 2019, pukul 08.00 WIB. Hal itu kita lakukan agar jalan yang kita cor lebih kokoh dan lebih keras nantinya. Mengingat jalur tersebut merupakan Jalan Lintas Nasional. Kita koordinasikan dengan Satuan Lantas Polres Tanah Karo, agar jalan ini ditutup, dengan tanda dari pihak Kepolisian,” kata Anjuanda.