7 Kali Gempa Susulan, Aktivitas Warga Mulai Normal

oleh -1.004 Kali Dibaca
Sumber foto BMKG

 

Sumber foto BMKG

RIENEWS.COM – Penanggulangan dampak gempa Tasikmalaya difokuskan.  BPBD bersama dengan TNI, Polri, Basarnas, SKPD setempat, PMI, Tagana, relawan, NGO, dan masyarakat membantu penanganan darurat.

Sebagian besar masyarakat yang dievakuasi saat adanya peringatan dini tsunami sudah kembali ke rumahnya. Tidak ada tsunami yang terjadi di sepanjang pesisir selatan Jawa.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Kepala BNPB terus berkoordinasi dengan Kepala BPBD dalam penanganan darurat gempabumi.

BACA: Dampak Gempa Tasikmalaya, 2 Meninggal, Puluhan Rumah Rusak

Tim Reaksi Cepat BNPB telah dikirimkan untuk mendampingi BPBD dalam penanganan darurat.

“Pendataan terus dilakukan,” kata Sutopo, Sabtu 16 Desember 2017.

Pasca gempa Tasikmalaya berkekuatan 6,9 SR pada Jumat malam, 15 Desember 2017, tercatat 7 kali terjadi gempa susulan.

BACA JUGA: Gempa Tasikmalaya, Peringatan Tsunami Dicabut  

“Gempa susulan telah terjadi sebanyak 7 kali dengan magnitude yang kecil. Tidak ada dampak merusak dari gempa susulan. Aktivitas masyarakat secara umum telah kembali normal,” ujar Sutopo.

Masyarakat dihimbau tetap tenang. Hingga saat ini, Sutopo menjelaskan, ilmu pengetahuan dan teknologi belum dapat memprediksi gempa secara pasti. Oleh karena itu selalu tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Gempabumi dapat terjadi setiap saat di daerah-daerah yang rawan gempa. Saat terjadi gempa segera keluar dari rumah dan bangunan, dan berlindung di tempat yang aman. (BAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *