RIENEWS.COM – Korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Koja, Jakarta Utara pada Jumat malam, 3 Maret 20223, berhasil diidentifikasi. Dari 15 jenazah yang diterima RS Polri Kramat Jati, 12 jenazah berhasil diidentifikasi.
“Hari ini Tim DVI (Disaster Victim and Identification) Polri berhasil mengidentifikasi empat jenazah. Total 12 (jenazah) teridentifikasi,” kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu, 8 Maret 2023.
Menurut Ramadhan, RS Polri Kramat Jati menerima 15 kantong jenazah yang terdiri atas 9 jenazah laki-laki dan 6 jenazah perempuan. Satu di antara korban, menurut Ramadhan, belum diketahui siapa keluarganya.
“Kita butuh laporan dari warga yang kehilangan keluarga. Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan yang merasa kehilangan (anggota keluarga),” ungkap Ramadhan.
Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol Hariyanto mengungkapkan, empat jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, yang teridentifikasi yakni, Iqbal (9 tahun), laki-laki, Jalan Tanah Merah RT 01/RW 08 Rawa Badak, Jakarta Utara, yang teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA, medis dan properti.
Artikel lain
Pakar UGM: Solusi Tepat dan Cepat, Pindahkan Depo Pertamina Plumpang
Pasca Kebakaran, Stok BBM Aman Didukung TBBM Terdekat
Dua Tahun Lalu, DPR Menyatakan Depo Pertamina Plumpang Bahaya Satu
Hanifah (50 tahun), perempuan, warga Kampung Bendungan Melayu RT 06/RW 01 Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, yang teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA, gigi, dan medis. Hardito (20 tahun), laki-laki, warga Dusun Temor Leke RT 01/RW 01 Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA dan medis, dan Dayu Nurmawati (39 tahun), perempuan, warga Dusun Temor Leke RT 01/RW 01 Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA dan medis.
Sementara dalam penyelidikan mengungkap penyebab kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Polri telah memintai keterangan saksi. Karo Penmas Humas Mabes Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan hingga saat ini 24 saksi dimintai keterangan. Para saksi tersebut yakni 10 saksi dari Pertamina, operator dan supervisor 8 saksi dan 2 saksi sekuriti.
Artikel lain
Putusan PN Jakpus Tunda Pemilu, Presiden Jokowi Dukung KPU Banding
Koalisi Sipil: Kasus Haris-Fatia Harus Dihentikan karena Kriminalisasi atas Kritik Dipaksakan
Waktunya Liburan dengan OTW Harga Gledek dari Bali hingga Tokyo
“Jadi sampai saat ini 24 orang telah diminta keterangan sebagai saksi,” kata Ramadhan. (Rep-02)
Sumber: Humas Polri





