SUMUT  

Pemprov Sumut Dukung Program Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengikuti Rapat Koordinasi Monitoring dan Percepatan Optimasi Lahan dan Cetak Sawah dalam Mendukung Swasembada Pangan secara daring yang dipimpin Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dari Ruang Kerja Wakil Gubernur Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat, 20 Juni 2025. Foto: Munawar Harahap.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengikuti Rapat Koordinasi Monitoring dan Percepatan Optimasi Lahan dan Cetak Sawah dalam Mendukung Swasembada Pangan secara daring yang dipimpin Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dari Ruang Kerja Wakil Gubernur Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat, 20 Juni 2025. Foto: Munawar Harahap.

RIENEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendukung program percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah yang dicanangkan Pemerintah Pusat, bertujuan untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Kita (Pemprov Sumut) tentu sangat mendukung upaya percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah, guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Wakil Gubernur Sumut Surya usai mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Monitoring dan Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah yang dipimpin Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, pada Jumat, 20 Juni 2025.

Surya menjelaskan, rakor ini sebagai langkah evaluasi dan perbaikan untuk mempercepat pelaksanaan program optimalisasi lahan dan cetak sawah, dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah pusat, daerah, serta instansi terkait.

Diharapkan melalui perluasan areal tanam dan optimalisasi lahan bisa meningkatkan produksi pangan.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut, dalam mendukung Swasembada Pangan Nasional, telah dilaksanakan konstruksi atau kegiatan pembangunan, rehabilitasi prasarana yang berfungsi untuk mengatur keberadaan air pada lahan sawah.

Dari total optimalisasi lahan rawa seluas 33.945 hektar tahun 2025, telah dilaksanakan kontruksi mencapai 11.509 hektar. Sedangkan yang masih proses pelaksanaan seluas 22.436 hektar.

Selain optimalisasi lahan rawa, Pemprov Sumut dalam meningkatkan produktivitas pertanian juga melaksanakan Survei Investigasi dan Desain (SID) lahan non-rawa di 18 kabupaten/kota se-Sumut, dengan luas areal mencapai 15.811 hektar. SID cetak sawah juga diusulkan enam kabupaten yang luasnya mencapai 6.000 hektar.

Artikel lain

Kisah Aktivis Munir Diangkat ke Layar Lebar

Awaluddin Muuri Bekas Pj Bupati Cilacap Jadi Tersangka Korupsi Senilai Rp237 Miliar

Polisi Dalami Motif Tiga WN Australia Tembak Dua Turis di Bali

Namun, usulan tersebut masih menunggu proses persyaratan teknis usulan luas lahan yang memenuhi kriteria. Karena hasil evaluasi usulan kabupaten masih ada luasan lahan beririsan dengan kawasan Hutan dan HGU. Jadi saat ini sedang menunggu usulan CP/CL terbaru.

“Diharapkan seluruhnya dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional,” kata Wagubsu Surya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan,  percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah segera dilakukan  penyelesaian administrasi pada anggaran pengolahan lahan, baik lahan pasca optimalisasi lahan (Opla), maupun lahan lokasi perluasan  pertanian.

Sudaryono berharap, gubernur dan bupati untuk mendukung percepatan Opla dengan penerbitan administrasi seperti SK KPA dan pelaksanaan kegiatan.

“Percepatan penyelesaian SID untuk kontrak konstruksi tidak harus menunggu seluruh SID selesai. Laksanakan secara parsial sesuai SID yang selesai,” jelas Sudaryono.

Artikel lain

Polemik Empat Pulau Aceh-Sumut, Presiden Prabowo Putuskan Dikembalikan ke Aceh

Wagubsu Surya dan Senator Penrad Siagian Bahas Pelaksanaan Tiga Undang-Undang

Gubsu Bobby Berharap Pengurus KONI Sumut Andil Pemberantasan Narkoba

Dalam mengikuti rakor tersebut, Wagubsu Surya didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Rajali. Hadir dalam rakor Sekjen Mentan Ali Jamil, Plt Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Husnain. (Rep-01)