Korban Meninggal Dunia Bencana di Agam Sumatra Barat 74 Orang

Dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Foto Dok BNPB.
Dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Foto Dok BNPB.

RIENEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru korban meninggal dunia dalam bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, berjumlah 74 orang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, para korban meninggal dunia dalam bancana cuaca ekstrem di wilayah Agam, Sumatra Barat, ditemukan di Kecamatan Palembayan, sebanyak 27 orang meninggal dunia.

“Dari jumlah tersebut 21 orang sudah teridentifikasi, sedangkan 6 lain masih dalam proses identifikasi,” kata Abdul pada Sabtu, 29 November 2025.

Di Kecamatan Palembayan,di Kampung Tangah korban meninggal ditemukan sebanyak tujuh orang (teridentifikasi), Kampung Tanggah Timur ditemukan sembilan korban tewas, dan di Kampung Subarang Ala korban meninggal dunia 17 orang.

Dari Kecamatan Malalak tim gabungan menemukan sepuluh korban meninggal dunia, Tanjung Raya dua korban, di Palupuh terdapat satu korban, dan di Kampung Matur satu korban.

BNPB menyatakan, operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan tim gabungan.

Sementera berdasarkan data yang dirilis Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatra Barat, jumlah korban yang masih dinyatakan hilang sebanyak  78 orang. Para korban yang hilang tersebar di Kecamatan Palembayan terdata sebanyak 69 orang, di Kecamatan Malalak, tujuh orang, dan di Tanjung Raya, dua orang dinyatakan hilang. (Rep-02)