SUMUT  

Wisatawan Kembali Diingatkan Larangan Zona Merah Sinabung

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Penanganan Gunung Sinabung, Letkol Inf. Taufik Rizal Batubara, Selasa 4 September 2018, meninjau lokasi zona merah Gunung Sinabung, Desa Sukanalu, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Wisatawan dan warga kembali diingatkan untuk tidak memasuki zona merah kawasan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Peringatan ulang ini dilakukan setelah Camat Namanteran Dwikora bersama polisi dan TNI, secara mendadak, Rabu 12 September 2018, meninjau kawasan danau di kaki Gunung Sinabung masuk radius zona merah.

Pemeriksaan kawasan zona merah merespons informasi adanya wisatawan melakukan aktivitas wisata di danau kaki Gunung Sinabung. Setelah ditinjau ke lokasi tidak ditemukan adanya wisatawan sebagaimana informasi yang diperoleh pihak kecamatan.

Dansatgas Gunung Sinabung Letkol Inf. Taufik Rizal Batubara melalui Danramil 04 Kapten Inf. J. Surbakti didampingi Kapolsek Simpang Empat AKP Nazrides Syarif dan Kanit Reskrim Iptu Solo Bangun, imbau kepada warga dan wisata tidak memasuki zona merah.

Berita Terkait: Wisatawan Malaysia Dicegah Masuk Zona Merah Sinabung

Baca Juga: “Parpol” Padi dan Jagung Bersaing di Pilkades Kutarayat

“Janganlah masuk atau beraktifitas di zona merah karena status Gunung Sinabung masih awas di level 4,” ujar Kapten Inf. J. Surbakti.

Dikatakannya, meski Gunung Sinabung saat ini tidak beraktivitas, erupsi, khusus  di zona merah jangan melakukan aktivitas.

“Khususnya di aliran sungai Lau Borus ini,” ujar J. Surbakti.

Warga Desa Namanteran, R. Tarigan mengakui selama 3 bulan terakhir aktivitas Gunung Sinabung menurun.

“Mau kita pun semoga Gunung Sinabung ini tidak erupsi lagi supaya saudara-saudara kita bisa pulang ke rumahnya masing-masing,” kata Tarigan.

Petugas BMKG Armen Putra menyebutkan status Gunung Sinabung masih status Awas  (level 4).

“Jadi saya himbau kepada warga agar jangan melakukan aktifias di zona merah, terlebih-lebih jangan memasuki danau yang berada di kaki Sinabung, karena kita tidak tahu kapan jebolnya nanti penahan danau serta jangan dekati aliran sungai Lau Borus,” ujar Armen. polri patrloi ke zona merah. (Rep-01)