RIENEWS.COM – BASARNAS Medan terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap Lala Milala, 17 tahun, yang hilang sejak Minggu 24 Februari 2019. Lala diketahui hilang setelah terjatuh saat mengendarai sepeda motor melintasi jembatan di atas sungai Lau Biang di Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Di hari keempat pencarian, warga berbondong-bondong turut membantu Tim SAR gabungan mencari korban.
Humas BASARNAS Medan, Hisar Turnip berharap di hari keempat ini, Rabu 27 Februari 2019, Tim SAR dapat menemukan keberadaan Lala, pelajar STM Merdeka. Tim SAR memfokuskan pencarian di lokasi kejadian terjatuhnya korban.
Berita Terkait: Terjatuh dari Jembatan, Lala Belum Ditemukan
“Dengan fokus di lokasi kejadian perkara. Dengan menurunkan perahu karet, dan menggunakan alat jangkar serta galah di lokasi, yang dicurigai adanya lubuk di dalam sungai, berdasarkan informasi dari masyarakat setempat,” kata Hisar Turnip.
Baca Berita: ICJR: Saatnya Optimalisasi Alternatif Pemidanaan Non Pemenjaraan
Hisar Turnip optimis Tim SAR dapat menemukan keberadaan korban.
“Mengingat batas pencarian korban hanya sampai 7 hari, tepatnya tanggal 2 Maret berakhir, sesuai dengan SOP dari Basarnas,” imbuh Hisar,
Di lokasi pencarian, warga tampak memadati dan turut membantu tim SAR mencari Lala.
“Kasian korban sudah empat hari belum juga ditemukan. Diharapkan Tim BASARNAS dapat menemukannya hari ini. Agar jasad korban dapat di makamkan. Memang, kalau jatuh ke aliran Sungai Lau Biang ini agak lama ditemukan,” ujar warga bernama Jhoni Sembiring.
Dikatakannya, ada satu aliran sungai Lau Biang yang cukup dalam, disebut lubuk penuh dengan lumpur, membuat pencarian di wilayah lubuk sungai harus ekstra. Ditambah lagi arus sungai yang deras, dan sungai berbatuan. (Rep-01)






