RIENEWS.COM – Hingga sepekan kasus tewasnya mahasiswi Semester IV Universitas Quality Berastagi (UQB), Sri Muliati, (21 tahun), belum terkuak. Lantaran pelaku hingga saat ini belum ditangkap sehingga tidak menutup kemungkinan leluasa menghilangkan jejak dan barang bukti.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor Tanah Karo, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ras Maju Tarigan saat dikonfirmasi mengakui hingga saat ini pihaknya masih terus berupaya mencari pembunuh Sri Muliati.
“Kami tetap melakukan lidik atas tewasnya Sri Muliati. Sejauh ini, kami telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi yang dimintai keterangan,” kata Ras Maju, Jumat, 28 Juni 2019.
Baca Berita Sebelumnya: Polisi ‘Buntu’ Ungkap Pembunuh Mahasiswi UQB
Sri Muliati ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar kontrakannya di Gang Sempurna, Kelurahan Sumber Mufakat, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo pada Sabtu 22 Juni 2019, pukul 12.10 WIB. Dia telah tinggal di sana selama setahun bersama kekasihnya, Aman Tarigan. Saat ditemukan, posisi tubuh korban dalam posisi miring dan setengah bugil.
Baca Berita:
Ribuan Bunga Tasbih Ditanam di Kabanjahe
Petani Karo Diajak Naik Kelas Menjadi Eksportir
Sementara, dokter Sitepu dari RSU Kabanjahe mengungkapkan, berdasarkan hasil visum atas mayat Sri Muliati didapatkan ada berapa titik bekas luka pada mayat korban.
“Seperti luka di leher, dada sebelah kiri bagian atas. Bekas bekapan (nutup) mulut korban,” ucap Sitepu.
Dia juga menjelaskan, saat pihaknya menerima mayat korban sudah dalam kondisi setengah bugil. Posisi celana dalam korban sudah turun di lutut.
“Tetapi enggak ada tanda – tanda korban diperkosa,” ungkap Sitepu. (Rep-01)






