APBD untuk RSU Kabanjahe Diduga Ditilap Rp 2,5 Miliar

oleh -1.105 Kali Dibaca
Ilustrasi

RIENEWS.COM – Dana APBD Karo Tahun Anggaran 2017 yang dialokasikan untuk Rumah Sakit Umum Kabanjahe diduga ditilap pejabat setempat senilai Rp 2,5 miliar. Dalam waktu dekat, Inspektorat Kabupaten Karo akan melakukan pemeriksaan terhadap Direktur RSU Kabanjahe, dokter Arjuna Wiwaha dan mantan bendahara rumah sakit tersebut, Eron Ginting.

“Ya, dalam waktu dekat kami akan turun ke rumah sakit itu,” kata Bagian Penelitian Inspektorat Pemkab Karo, Daut Tarigan, Selasa, 6 November 2018.

Padahal dalam peraturan yang ada, menurut Daut, dana yang ditilap bisa dikembalikan dengan cara dicicil maupun kontan. Tapi pihak inspektorat akan melakukan monitoring ke rumah sakit tersebut dalam program kerja sepekan ke depan.

“Karena mereka belum ada yang mengembalikan dana itu sampai sekarang,” kata Daut.

Anggota Tim Investigasi Lembaga Sawadaya Masyarakat Suara Informasi Korupsi Anggaran Pemerintah (LSM SIKAP) Karo, Demon Sinuraya mendesak inspektorat segera melakukan pengusutan sebelum kasus itu membesar. Lantaran berdasarkan investigasinya, kinerja inspektorat dalam penanganan kasus itu sangat lamban.

“Jangan-jangan inspektorat juga ikut memuluskan permainan itu,” kata Demon.

Mengingat ada rumor yang berkembang, kasus tersebut telah diketahui lebih dalam oleh aparat Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo. Namun pihak kepolisian tidak bisa bekerja maksimal sebelum hasil audit inspektorat diserahkan kepada penyidik kepolisian untuk ditingkatkan kasusnya.

“Korupsi dengan penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan pribadi jangan terjadi di RSU Kabanjahe,” kata Demon.

Alokasi dana APBD 2017 Karo yang dikuncurkan ke RSU Kabanjahe meliputi untuk pemeliharan rutin alat-alat kesehatan Rp 143.373.858, pemeliharaan sarana rumah sakit jiwa, paru paru dan mata Rp 578.873.858, pemeliharaan sarana prasarana ruang ICU Rp 674.000.000, dan peningkatan fasilitas rumah sakit Rp 998.600.000. Juga untuk bahan logistik rumah sakit sebanyak Rp 893,600.000 dan ditambah pemeliharaan rutin berkala peralatan kantor sebesar Rp 253.750.000. (Rep-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *