Ayah dan Anak Pendaki Gunung Sibayak Masih Dirawat

oleh -1.433 Kali Dibaca
Ilustrasi

RIENEWS.COM – Dua pendaki Gunung Sibayak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, hingga kini, Kamis 13 Juni 2019, masih dirawat di ruang ICU RSU Amanda, Berastagi. Jamil Adabi Nasution dan putrinya, Rumaisa Nasution (4 tahun), sebelumnya disambar petir saat mendaki Gunung Sibayak di Desa Jarang Nguda, Kecamatan Simpangt Empat.

Jamil Adabi Nasution penduduk Jalan Listrik Atas, Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi, mengalami luka bakar di bagian tangan, kaki, dan dada. Sementara anaknya, Rumaisa, mengalami luka bakar di tangan pasca akibat disambar petir.

Rekan kerja Jamil, Jos Perangin-angin mengaku korban dan putrinya hingga kini masih menjalani perawatan.

“Tadi malam kami ke rumah sakit menjeguk korban dan anaknya. Mereka masih berada di urang ICU, RSU Amanda,” kata Jos, merupakan karyawan Funland Mikie Holiday, Kamis 13 Juni 2019.

Berita Terkait:

Ayah dan Anak, Pendaki Gunung Sibayak Disambar Petir

Jos bersama rekan kerjanya, sengaja membesuk korban di rumah sakit, sebagai bentuk solidaritas sesama rekan kerja.

Untuk meringankan beban biaya korban, Jos menyatakan, mereka melakukan penggalangan dana untuk Jamil dan putrinya.

“Kami turut berduka pasca kejadian menimpa korban dan anaknya. Kami juga mendengar bahwa perawatan korban tidak ditanggung BPJS. Makanya kami mengambil sikap inisiatif melakukan pengalangan dana buat korban,” kata Jos didampingi rekan kerjanya.

Baca Berita:

Tanggap Darurat Gunung Sinabung Diperpanjang

Ini Respons Pengungsi Sinabung Soal Rencana Pemulangan

Kedua korban pada Rabu 12 Juni 2019, melakukan pendakian Gunung Sibayak. Saat beristirahat di kawah Gunung Sibayak, keduanya tersambar petir, menyebabkan keduanya terjatuh ke lembah.

“Korban sedang melakukan wisata pendakian di Gunung Sibayak dan sedang duduk di tepi kawah  bersama anaknya kemudian tersambar petir dan terpental jatuh ke lembah Gunung Sibayak, sehingga membutuhkan bantuan evakuasi,” kata Humas SAR Medan,  Hisar Turnip. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *