RIENEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno memastikan berbagai upaya penanggulangan banjir di Jakarta berjalan cepat dan tepat. Pramono Anung dan Rano Karno pada Selasa, 4 Maret 2025, meninjau lokasi banjir di Jakarta.
Saat meninjau kondisi Pintu Air Manggarai, Pramono memberikan arahan kepada seluruh Wali Kota Jakarta serta dinas terkait mengenai penanganan banjir.
Gubernur DKI Jakarta itu, menegaskan, agar pompa-pompa air di berbagai wilayah beroperasi secara aktif dan modifikasi cuaca segera dilakukan untuk mempercepat aliran air ke laut.
“Banjir di Jakarta selalu menjadi isu berulang dari tahun ke tahun. Dibutuhkan solusi jangka panjang, bukan jangka pendek. Hari ini di Pintu Air Manggarai, saya mengumpulkan seluruh Wali Kota Jakarta dan dinas terkait untuk memberi arahan,” tulis Pramono Anung di akun Instagramnya @ pramonoanungw.
Menurutnya, banjir di Jakarta selalu menjadi isu berulang dari tahun ke tahun.
“Dibutuhkan solusi jangka panjang, bukan jangka pendek,” kata Pramono.
Artikel lain
Ini Lokasi Pengungsian Warga Terdampak Banjir Jakarta
Banjir Jakarta Setinggi 4 Meter, 3384 Warga Mengungsi
DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga Pangan Bukan Janji Semata
Dia menyatakan, beban banjir di Jakarta Timur harus berkurang. Pompa harus menyala secara aktif dan modifikasi cuaca harus segera dilakukan, agar air segera mengalir ke laut.
“Sehingga dampak dari banjir sekarang dapat berkurang dan terminimalisir dalam beberapa tahun ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat dalam mendistribusikan bantuan bagi warga yang terdampak banjir.
‘Warga dihimbau untuk tetap waspada, mengikuti arah petugas, dan segera menuju tempat yang lebih aman jika diperlukan. Jika membutuhkan bantuan darurat, segera hubungi 112,” imbau Rano Karno.
Banjir melanda 117 RT di wilayah Jakarta yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Data BPBD DKI Jakarta menyebutkan, dampak banjir menyebabkan 3.384 warga mengungsi di 20 lokasi pengungsian.
Artikel lain
Band Sukatani Akui Diintimidasi, Kapolri Didesak Proses Anggota yang Terlibat
Menikmati Sunset Ramadan di Puncak Gundaling Berastagi
SBY: Sejumlah Kalangan Mengkhawatirkan Kalau Danantara Ini Tidak Memberikan Manfaat
Banjir di wilayah Jakarta sejak Senin, 3 Maret 2025, dengan ketinggian mencapai empat meter, dipicu intensitas hujan yang tinggi hingga menyebabkan limpasan air kali (sungai) Ciliwung, Pesanggrahan, dan kali Angke ke pemukiman warga. (Rep-02)






