Berkat Cabai Merah Pemkab Karo Raih TPID Award 2018

oleh -276 Kali Dibaca
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyerahkan TPID Award 2018 kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana, Senin 7 Oktober 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karo berhasil meraih penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Award 2018. Data Bank Indonesia menyebutkan, salah satu faktor yang menyebabkan Kabupaten Karo mampu mengendalikan inflasi daerah adalah hasil pertanian khususnya cabai.

TPID Award 2018 langsung diserahkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana, Senin 7 Oktober 2019, di Hotel Polonia, Kota Medan.

“TPID Award diberikan atas kinerjanya TPID kabupaten/kota dalam rangka pengendalian inflasi daerah tahun 2018, telah mampu menjaga stabilitas harga barang dan jasa di wilayah, referensi kota IHK (indeks harga konsumen) serta kinerjanya atas pengendalian inflasi tahun 2018,” kata Edy.

“ Sekali lagi, selamat saya ucapkan atas prestasi yang telah diperoleh kabupaten/kota yang  terpilih sesuai kategori dalam kemampuan pengendalian inflasi daerah, ke depan menjadi lebih baik lagi,” imbuh Gubernur.

Baca Berita:

The Power of Love Bareng David Foster

Batik, Musik, dan Candi Satu Panggung dengan David Foster dan Yovie

Bupati karo Terkelin Brahmana mengungkapkan rasa bangganya dan berterima kasih kepada para stakeholder, termasuk Bank Indonesia yang telah bekerja keras melalui kelompok kerja yang dibentuk untuk melakukan penilaian kinerja  TPID tahun 2018.

“Sehingga Kabupaten Karo dapat piala penghargaan di tahun 2019 ini. Penghargaan TPID yang kita terima yaitu kategori TPID berprestasi wilayah IHK (Indeks harga konsumen) Kota Medan. Ini penilaian tahun 2018, baru sekarang kita dapatkan penghargaan ini,” kata Terkelin didampingi Plt Asisten II Gelora Fajar Purba, Kepala Dinas Pertanian Metehsa Purba, Kabag Perekonomian Rismawati br Ginting dan Putri Mora dan Elisa br Ginting.

Ke depan, kata Terkelin, alternatif untuk menekan harga harga komoditas yang masih tinggi dapat dicegah dengan prinsip 4K; keterjangkuan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, komunikasi efektif.

“Di samping alternatif 4K, Pemda Karo berencana akan menghidupkan BumDes (badan usaha milik desa). Ini juga faktor yang dapat lebih efisien membantu masyarakat Karo yang penghasilan umumnya dari pertanian dan pariwisata,” pungkas Bupati Karo.

Kepala Dinas PertanianKaro Metehsa Purba menjelaskan, salah satu faktor keberhasilan TPID Karo adalah hasil pertanian khususnya cabai merah.

“Sesuai data Bank Indonesia, Kabupaten Karo salah satu daerah mampu mengendalikan inflasi daerah melalui pasokan cabai merah dalam provinsi  terbesar ke daerah, di antaranya Sibolga 52 persen, Medan 45 persen, Padangsidempuan 6 persen, dan Pematang Siantar 17  persen. Tentu kita berharap tetap mempertahankan dalam bidang produksi (cabai),” katanya.  (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *