Bupati Karo Kesal Jalan Desa Surbakti Kembali Rusak

oleh -1.501 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama anggota Komisi D DPRD Sumut Layari Sinukaban meninjau kondisi jalan di Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana tampak kesal dengan kondisi jalan di Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang kembali rusak. Kerusakan jalan yang sudah diperbaiki itu, disebabkan ditutupnya saluran parit.

“Dulu sudah kita ingatkan Camat agar penyucian wortel dikoordinasikan agar pembuangan air cucian wortel tidak sembarangan dibuang, tetapi melalui saluran parit yang dibuat Dinas PUPR,” kata Terkelin di lokasi jalan rusak, Desa Surbakti.

Peninjauan langsung dilakukan Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara, Layari Sinukaban, Kepala Dinas PUPR Karo Paten Purba, Kabid Bina Marga Hendra Mitcon Purba, Camat Simpang Empat Amsah Perangin-angin, Kamis 4 April 2019.

Dikatakan Terkelin, dirinya sudah dua kali meninjau kondisi jalan Desa Surbakti, dan memerintahkan pembersihan jalan dan membuat saluran parit sementara dengan menggunakan alat berat loader.

“Ternyata, fakta di lapangan ada masyarakat setempat menutup saluran parit yang dibuatkan PUPR. Ditutup dengan cara menyumbat dengan tanah, sehingga air tidak mengalir pada tempatnya. Efeknya jelas, air meluber ke badan jalan membuat jalan rusak semakin parah,” ungkap Terkelin.

Bupati memperintahkan Camat Simpang Empat bersama kepala desa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya saluran parit di tepi jalan Desa Surbakti.

Baca Berita:

Badikenita Usul Agar Bupati Karo Prioritaskan Kawasan Pariwisata Ini

Bupati Karo-Layari Sinukaban Dukung Warga Normalisasi Gorong-Gorong

“Mulai hari ini, Camat bersama kepala desa  koordinasikan kepada masyarakat tentang pentingnya patit agar jalan tidak semakin rusak parah. Kalau sudah begini yang disalahkan pasti pemerintah. Maka itu, camat dan kades berperan. Upayakan, ya pak camat,” ujar Terkelin.

Kabid Bina Marga Hendra Mitcon mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu sudah melakukan pembersihan dan membuat saluran pembuangan air, agar air hujan dan  air  cucian  wortel pengusaha di simpang Desa Surbakti dapat mengalir dijalur yang kita buat,” ucap Hendra.

Hendra melanjutkan, warga Desa Surbakti melakukan penimbunan jalan di depan rumahnya dan jalan menuju ladang mereka, guna menghalangi aliran air dari usaha pencurian wortel.

“Walaupun tidak musim hujan, air meluber ke badan jalan. Sebab, air tersebut berasal dari cucian wortel, menambah kerusakan jalan menjadi parah,” tutur Hendra.

Sementara Camat Simpang Empat Amsah Perangin-angin mengaku sudah memerintahkan Kepala Desa Surbakti, Bahtera Ginting melakukan sosialisasi.

“Namun sampai saat ini belum ada informasi dan penyelesaian yang dilaporkan kepala desa kepada saya. Kedepan akan kita coba lebih persuasif lagi, agar masyarakat tidak mengalihkan air ke badan jalan, dan menutup saluran parit,” tegas Amsah.

Anggota DPRD Sumut, Layari Sinukaban mengimbau masyarakat mendukung upaya yang telah dilakukan Pemerintah Karo.

“Mari kita jaga, jika kita tidak bisa perbaiki minimal kita awasi. Kasihan Pemkab Karo bolak balik tinjau lapangan ternyata program Pemda tidak didukung sepenuhnya. Ini peran Camat dan Kades dan berkolaborasi dengan Dinas PUPR,” imbuh Layari. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *