Bupati Karo: Pancasila Adalah Dasar Negara Yang Tak Boleh Diubah Oleh Siapa Pun

oleh -77 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hardianto, nonton bareng upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakart. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM –  Bupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan, Pancasila sebagai dasar negara yang tidak dapat diubah oleh siapa pun.

“Pancasila adalah dasar negara yang tak boleh diubah oleh siapa pun,” tegas Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kamis 1 Oktober 2020.

Hal ini sampaikan Terkelin saat menggelar nonton bareng (Nobar) upacara Hari Kesaktian Pancasila  di Lubang Buaya, Jakarta Timur, secara daring dari ruang Command Center Kantor Bupati Karo bersama Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, Sumaetra Utara.

Nobar dihadiri Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hardianto.

Baca Berita:

Usut Dugaan Pembunuhan Soniaman, Polsek Tigapanah Cari Dua Teman Korban

Bupati Karo Langsung Bereaksi Mengetahui Warga Tanam Pohon Kopi di Jalan Banjir

Di tahun ini, sebut Terkelin, Pemkab Karo tidak menggelar upacara Hari Kesaktian Pancasila dengan alasan pandemi Covid-19.

“Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, Pemda Karo tidak dapat melaksanakan upacara secara resmi mengingat  bencana non alam Covid-19, masih terjadi.  Dibalik itu, cara memperingati saat ini, bukan mengurangi semangat dan makna. Sebab sejarah mencatat Pancasila adalah dasar negara yang tak boleh diubah oleh siapa pun,” tegasnya.

Terkelin berpesan kepada masyarakat agar memahami sejarah bangsa dan bagaimana Pancasila sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan negara.

“Apalagi Pancasila pada hakekatnya merupakan suatu jalan pikiran dan dasar falsafah hidup bangsa Indonesia, yang terdiri dari  kebhinekaan. Sehingga tahun ini mengusung tema Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 adalah Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila,” katanya.

Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hardiyanto dan Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, menyebutkan,  dalam rumusan the founding father Indonesia telah sepakat menjadikan Pancasila sebagai pemersatu dari keragaman suku, adat, dan budaya sebagaimana tercantum dalam Bhineka Tunggal Ika.

“Maka sudah menjadi tugas kita bersama untuk menjaga Pancasila. Tidak sekedar menghafal tetapi juga mengamalkan dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Dandim.

Sementara itu Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan menegaskan, bahwa Pancasila sudah final.

“Pancasila sudah final, tidak boleh ada yang mencoba mengutak-atik apalagi mengganti dengan ideologi yang bertentangan,” pungkasnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *