Bupati Karo Sikapi 9 Masalah Penanganan Sinabung

oleh -2.064 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara Hj.Nurhajizah, saat membahas penyelesaian kendala dalam percepatan penanganan dampak dan korban erupsi Gunung Sinabung. [Foto Ist|Rienews.com]

RIENEWS.COMBupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan akan segera membentuk tim dan langsung bekerja Senin 5 Maret 2018, guna menyelesaikan kendala-kendala yang dihadapi dalam proses percepatan penanganan dampak dan korban erupsi Gunung Sinabung.

“Untuk pembebasan lahan akan dibentuk tim dengan melibatkan TNI/Polri,  BWS (Balai Wilayah Sungai), Pemkab Karo, Pemprovsu dan kepala desa.  Paling lama, Senin (5 Maret 2018), surat tugas tim melalui Asisten I Drs. Suang Karokaro sudah dikirim ke Pemprovsu,” tegas Terkelin Brahmana.

Bupati mengatakan, persoalan lainnya, seperti pengadaan lampu penerangan (light tower) sudah stand by dan berada di Kantor Koramil. Begitu juga dengan pengadaan alat berat, beko sudah diajukan dalam pengadaan ke BNPB.

KLIK: Wagubsu Ungkap 9 Masalah Percepatan Penanganan Sinabung

Tentang relokasi Hunian Tetap Sementara (Huntap) III di wilayah Siosar, Terkelin Brahmana menegaskan akan dilaksanakan dalam tahun ini.

“Poin keempat mengenai IPK  (Izin Penebangan Kayu), dalam waktu dekat ini Kalak BPBD Karo dan Dinas Kehutanan Provinsi akan berkoordinasi secepatnya mengambil langkah administrasi,” ujar Bupati Karo,

Mengenai sarana-prasarana bagi petugas patroli di zona merah, Terkelin menjelaskan, Dandim dan Kapolres secara teknis akan dimelakukannya.

“Terkait by name by address untuk 1.098 unit rumah lagi diuji publik. (Poin masalah) ketujuh,  renaksi (rencana aksi) akan saya instruksikan melalui Asisten I Kabupaten Karo kepada Kalak BPBD Karo agar dibuat secara mendetail,” tegas Bupati Karo.

Menanggapi laporan progres penanganan yang juga menjadi catatan persoalan dari Wagubsu, Bupati Karo mengaku selalu melaporkannya kepada BNPB Pusat.

“Selalu kita laporkan Bu Wagub, ke BNPB Pusat jika ada hal-hal menonjol, seperti kejadian pasca erupsi (19 Februari 2018) bulan yang lalu. Poin kesembilan tentang dana hibah 2017 akan  segera kita eksekusi untuk dikeluarkan tahun 2018 ini,”imbuh Terkelin.

Dandim 0205/TK Letkol Inf. Taufik Rizal menegaskan siap menjalankan dan mendukung penanganan erupsi Gunung Sinabung.

“Terkait  pelibatan dalam tim pembebasan lahan Sabo Dam, Danramil dan Babinsa siap memfasilitasi kepada masyarakat untuk membantu penyelesaian di lapangan. Begitu juga penempatan light tower kita sudah siapkan di Koramil Tiganderket,” ujar  Dandim.

Kapolres Karo AKBP Benny R. Hutajulu merespons pengadaan sarana dan prasarana bagi petugas patroli untuk di setiap wilayah yang terdampak, zona merah Gunung Sinabung.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Hj. Nurhajizah mengatakan ada sembilan permasalahan dalam percepatan penanganan dampak dan korban erupsi Gunung Sinabung, pasca-kunjungan kerja Kepala BNPB Willem Rampangilei ke Kabupaten Karo.

Untuk penyelesaiannya, Wagubsu memimpin rapat  di Ruang Melati, lantai 9, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Jumat 2 Maret 2018.

Hadir dalam rapat itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Dandim 0205/TK Letkol Inf. Taufik Rizal, Kapolres Karo AKBP Benny R. Hutajulu Sik, Asisten I Pemerintahan Drs. Suang Karo-Karo, Asisten II Perkembangan Ekonomi Jernih Tarigan SH., Kalak BPBD Ir. Martin Sitepu, Kadis PUPR Ir. Paten Purba. Kepala BPBD Pemprov Sumut Riadil Lubis, Kadis Kehutanan Pemprov Sumut Ir. Halen Purba, juga perwakilan BWS dan SKPD Pemprov Sumut. (Bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *