RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana, Rabu 12 Desember 2018, menerima keluhan dan usul pembangunan infrastruktur dari warga Gang 45, Kelurahan Gung Leto, Kecamatan Kabanjahe, saat meninjau proyek pengerjaan rehabilitasi saluran drainase. Proyek tersebut dikerjakan CV. Karya Saginta.
Didampingi Camat Kabanjahe Leonardo Surbakti, Lurah Gung Leto All Dian Purba, Staf Kesbang Timbul Mei Ketaren, Natafael Sembiring dan Mansur Sembiring, Bupati Karo melihat langsung pengerjaan saluran drainase.
Dalam peninjauan lokasi pekerjaan saluran drainase itu, sejumlah warga menemui Bupati Karo Terkelin Brahmana menyampaikan keluhan dan harapan pembangunan di tempat pemukiman mereka.
Baca Berita: Bupati Karo Resmikan Jambur Bernilai Rp1,3 Miliar
Terkait pengerjaan rehabilitasi saluran drainase, seorang ibu rumah tangga warga Gang 45, S. br Tarigan menyampaikan saran kepada Bupati Karo. Dia meminta orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, itu mengawasi pekerjaan proyek rehabilitasi saluran drainase.
Alasannya, sebut S. br Tarigan, agar proyek pekerjaan perbaikan drainase tidak dilakukan secara asal.
“Ini supaya diawasi Pak Bupati. Jangan nanti proyek ini asal jadi manfaatnya bagi kami warga tidak ada,” ucap S. br Tarigan kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana.
Keluhan lainnya, kekhawatiran warga Gang 45 terhadap tiang listrik yang berada di lokasi pengerjaan perbaikan drainase. Warga khawatir tiang listrik milik PLN ambruk dan menimpa rumah mereka.
Warga lainnya, Pinta J. Sitepu kepada Bupati Karo mengusulkan agar seusai pengerjaan perbaikan drainase di lokasi pemukiman mereka, Pemerintah Kabupaten Karo membangun jalan aspal ke lingkungan tempat tinggal warga.
“Untuk apa drainase bagus kalau jalan ke dalam rumah kami sungguh memprihatinkan. Ini harapan kami Pak Bupati,” ungkap Pinta.
Bupati Karo menyatakan dirinya sengaja melakukan peninjauan langsung ke lokasi pekerjaan perbaikan drainase karena mendapat laporan dari Lurah Leto Dian Purba, adanya keluhan warga.
“Laporan yang saya terima tadi pagi, terkait tiang listrik yang persis berada di depan rumah warga agar dipindahkan. Terlebih pengorekan parit sedang berlangsung. Warga takut tiang listrik tersebut tumbang menimpa rumah, dan bisa mengancam nyawa,” ujar Terkelin.
Bupati memerintahkan Camat Kabanjahe Leonardo Surbakti agar koordinasi dengan PLN untuk pemindahan tiang listrik.
“Pak Camat hubungi segera,” kata Bupati Karo dihadapan warga.
Menyahuti usulan Pinta J. Sitepu soal pengaspalan jalan ke rumah penduduk, Bupati Karo menegaskan akan merealisasikan pembangunan itu.
“Akses jalan ini ke dalam akan kita aspal. Caranya (anggaran) kita tampung di P-APBD 2019 nanti. Atau jika memungkinkan nanti ditampung di dana kelurahan. Inipun jadi atensi saya. Di sini camat dan lurah proaktif,” ucap Terkelin Brahmana.
Camat Kabanjahe Leonardo Surbakti segera koordinasi dengan pihak PLN Kabanjahe, untuk memindahkan tiang listrik.
“Untuk pengaspalan jalan sesuai permintaan warga, saya akan koordinasi dengan Bappeda Karo agar tahun 2019 dapat ditampung dan tetap saya akan monitor jika ada dana lurah bisa digunakan,” kata Leonardo.
Lurah Gung Leto All Dian Purba mengungkapkan dirinya menerima keluhan warga terkait pekerjaan proyek rehabilitasi saluran drainase di Gang 45 yang dikerjakan CV. Karya Saginta beralamat di jalan Jamin Ginting No 70, Desa Sumber Mufakat, Kabanjahe.
Berdasarkan kontrak, pekerjaan dilakukan sejak 23 November 2018 hingga 19 Desember 2018.
“Hampir setiap hari saya didatangi warga. Harapan masyarakat jangan pekerjaan tersebut selesai tapi manfaatnya bagi warga tidak ada. Apalagi dana pengerjaan tersebut Rp198. 698.000,” imbuh Lurah Leto. (Rep-01)






