Dua Hari, ASN Pemkab Karo Diberi “Asupan” Beleid HAM

oleh -1.591 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat berbicara di pembukaan Sosialisasi Perundang-Undangan Hak Asasi Manusia untuk kalangan ASN Pemkab Karo, Sumatera Utara, Kamis 12 Juli 2018, di Hotel Grand Orri, Berastagi. [Foto Ist | Rienews.com]

RIENEWS.COM Selama dua hari, sejak Kamis 12 Juli 2018 hingga Jumat 13 Juli 2018, Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengikuti sosialisasi perundang-undangan tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

Bupati Karo Terkelin Brahmana saat membuka Sosialisasi Perundang-undangan Tahun 2018 tentang HAM, di Hotel Grand Orri, Berastagi, Kamis 12 Juli 2018, menegaskan,  Kabupaten Karo selama dua tahun menyandang predikat sebagai Kabupaten Peduli HAM.

“Kabupaten Karo sebagai penerima penghargaan Kabupaten Peduli HAM tahun 2015 dan 2016, mengambil langkah untuk mengadakan kegiatan sosialisasi peraturan perundang-undangan yang terkait dengan HAM guna mewujudakan kabupaten yang ramah HAM,” tegas Bupati Karo.

Baca Berita: Prajurit Yonif 125/Simbisa Tanah Karo Diterjunkan Jaga NKRI

Tema yang diusung dalam sosialisasi perundang-undangan HAM, “Menuju Kabupaten Karo Ramah HAM” menghadirkan pemateri Kepala Pusat Studi HAM (Pusham) Universitas Negeri Medan, Majda El Muhtaj, dan Direktur Hutan Rakyat Insitute, Wina Khairina.

Terkelin Brahmana menegaskan, sosialisasi yang dilaksanakan merupakan wadah pengembangan wawasan, pengetahuan, dan keahlian dalam upaya peningkatan peran dan fungsi pemerintah berperspektif HAM dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Karo.

Melalui sosialisasi ini diharapkan, Kabupaten Karo menjadi Kabupaten Karo ramah HAM (human right city), menambah pemahaman ASN dalam pengenalan HAM, bentuk-bentuk pelanggaran HAM yang terjadi di sekitar, sehingga dapat meminimalisir dampak yang akan terjadi. Serta dalam penyusunan produk hukum daerah setiap OPD paham cara mengintergrasikan HAM dalam setiap materinya.

Bupati berpesan, peserta ASN harus tahu tugas dan tanggung jawab sebagaimana diamanatkan undang-undang, bahwa tugas ASN adalah pelayan publik, mengutamakan pelayanan yang menyentuh masyarakat yang maksimal.

Pembukaan sosialisasi perundang-undangan HAM, dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Perundang-undangan David Trimei Sinulingga,  Asisten Administrasi Mulianta Tarigan, Kabag Hukum dan Ham Monica Maystrisna Purba, dan Kabag Humas dan Protokol Djoko Sujarwanto. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *