Hadiri Pesta Rakyat Credit Union, Edy: Tanamkan Watak Saling Percaya

oleh -378 Kali Dibaca
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memukul gong dalam pembukaan acara pesta rakyat yang digelar Credit Union Perkeleng sekaligus memperingati HUT ke-10 Yayasan Perkeleng, Jumat 30 Agustus 2019, di Taman Jubelium GBKP, Sibolangit. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Ribuan warga menghadiri acara yang digelar Credit Union Perkeleng di Taman Jubelium GBKP Sibolangit. Sekitar 9.000 warga merupakan peserta credit union turut meramaikan kegiatan bertema; Gerakan Masyarakat Mandiri Membangun Bangsa Melalui Credit Union. Kegiatan juga dirangkai memperingati HUT ke-10  Yayasan Persatuan Kelompok Ate Keleng (Perkeleng).

Acara dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana, dan Asisten Deputi Pembiayaan Non Bank dan Perpajakan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Santoso.

Dalam Sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menjelaskan, Credit Union atau koperasi kredit dimulai pada abad ke-19 di Jerman yang dicetuskan oleh Friedrich Wilhelm Raiffeisen.

“Arti dari credit union adalah kumpulan orang yang saling percaya. Jadi, pengurus dan anggota harus saling percaya. Kadang hal ini sudah menjadi luntur, sebab saling percaya jarang ditemukan, kepada dirinya sendiri saja orang banyak sudah  tidak percaya,” ujar Edy dalam pembukaan acara, Jumat 30 Agustus 2019.

Baca Berita:

Diprotes Warga, Dinas LHK Stop Aktivitas 3 Penambangan Galian C

Bayar Rp26 Juta, Gagal Masuk Rehabilitasi Lido

Menurut Edy, kemiskinan hanya bisa diselesaikan dan diatasi oleh si miskin itu sendiri.

“Maka credit union harus mampu mengumpulkan uang bersama-sama dan saling meminjamkan satu sama lain untuk tujuan produktif.  Yang terpenting dalam kepengurusan credit union tanamakan watak yang saling percaya. Ini juga modal dasar dapat meminjam. Untuk itu, sekali lagi saya ucapkan selamat credit union yang sudah berumur 10 tahun. Semoga jaya dan sukses terus,” pungkas Gubernur Sumatera Utara itu.

Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam sambutan mengucapkan selamat untuk Credit Union Yayasan Perkeleng berdiri sejak tahun 2009.

“Dan sekarang sudah berumur 10 tahun beroperasi sehingga terwujud pertemuan akbar dan  pesta rakyat. Kita tahu, Yayasan Ate Perkeleng merupakan lembaga koperasi simpan  pinjam sekunder (KSPS) yang beranggotakan 45. 000 orang dan sekarang ini cukup signifikan yang hadir ada sekitar  9.000 orang hadir. Semuanya turut serta dan berpartisipasi aktif bersama seluruh anggota, berjuang untuk menyukseskan terwujudnya credit union ini,” kata Terkelin.

Pdt Rencana Sitepu menerangkan Yayasan Perkeleng ternilai dan terukur perjuangannya untuk membangun organisasi rakyat yang  Perkeleng (sayang).

“Dan ini akan terus berkelanjutan tak terbatas oleh tempat dan waktu. Perpanjangan tangan Moderamen Gereja Batak Karo Protestan untuk melayani masyarakat tanpa memandang suku dan agama,” katanya.

Hal senada dikatakan Ketua Umum moderamen GBKP Pdt Agustinus Purba, menyatakan, keberadaan credit union patut diapresiasi, tujuan pendiriannya sepuluh tahun yang silam dengan semangat kebersamaan dalam beroperasi oleh seluruh masyarakat yang tergabung dalam kelompok credit union dampingan Yayasan Ate Keleng GBKP

“Sudah dapat dinikmati dan dirasakan oleh segenap anggota manfaatnya,” kata Agustinus.

Pesta rakyat Credit Union Perkeleng dihadiri Staf Ahli Bupati Karo Mulia Barus, Kadis Dispora Robert Tarigan, Kadis PPPA Hartawati Tarigan, Plt Dinas Koperasi Karo Edi Ginting, Kabag Protokol Djoko Sudjarwanto, Camat Sibolangit dan anggota CU Yayasan Ate Keleng. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *