Jarak Luncur APG Merapi Capai 2 Km, Hujan Abu Vulkanik di Kecamatan Cepogo

oleh -114 Kali Dibaca
Visual awan panas guguran (APG) Gunung Merapi yang teramati dari Tunggularum, Sleman, Yogyakarta, Jumat 23 April 2021. [Foto BPPTKG | Rienews]

RIENEWS.COM – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan Gunung Merapi kembali muntahkan awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur sejauh 2.000 meter ke arah barat daya, Jumat 23 April 2021, pukul 11.20 WIB.

Selain awan panas guguran, Gunung Merapi juga mengeluarkan kolom abu vulkanik setinggi 300 meter dari atas puncaknya.

Salah satu wilayah terdampak awan panas guguran Gunung Merapi yakni Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Baca Juga:

Usai Menjabat Bupati Karo, Terkelin Brahmana Akan Kembali ke Profesi Pengacara

Wabup Karo Cory Sriwaty Serahkan Bantuan Kepada Korban Banjir Desa Lau Baleng

BPPTKG menyebutkan hujan abu vulkanik juga dilaporkan terjadi di wilayah Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sesaat setelah Merapi mengeluarkan kolom abu dan angin bertiup ke arah timur.

“Laporan terjadi hujan abu di Cepogo pukul 11.30 WIB,” jelas Tim BPPTKG melalui pesan singkat, dalam siaran pers Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati. .

Berdasarkan laporan hasil pengamatan sementara oleh Tim BPPTKG, aktivitas vulkanik Gunung Merapi tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 55 milimeter dan durasi 145 detik.

Status Gunung Merapi saat ini level III atau Siaga.

Dengan melihat adanya laporan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Merapi, masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya sejauh 5 kilometer dari puncak.

Masyarakat juga diimbau agar mewaspadai bahaya lahar dingin terutama saat terjadi hujan di seputar puncak Gunung Merapi.

Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak abu vulkanik diharapkan tidak melakukan aktivitas di luar rumah dan selalu menggunakan masker untuk mengurangi dampak yang dapat ditimbulkan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *