RIENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis 25 Oktober 2018, menggelar Bursa Inovasi Desa di Jambur Milala, Kabanjahe. Kegiatan ini digelar Pemerintah Kabupaten Karo untuk menjembatani kebutuhan Pemerintah Desa dalam berinisiatif dan penggunaan anggaran Dana Desa efektif dan inovatif.
Bupati Karo Terkelin Brahmana meminta program inovasi desa hadir sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa dengan menawarkan ide, inovasi-inovasi pembangunan desa dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, dan pengembangan sumber daya manusia, serta infrastruktur desa.
Baca Berita: Bank Mandiri Serahkan Rp560 Juta Beasiswa Mahasiswa Korban Sinabung
Ditegaskan Bupati Karo, agar Pemerintah Desa berpikir secara global, pengelolaan Dana Desa ke depan hendaknya adalah pengelolaan yang mampu berkompetisi dengan zaman, harus diciptakan inovasi dengan dasar yang sederhana tetapi menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kepala Desa, BPD dan TPID agar dapat mereplikasi inovasi-inovasi yang disajikan sesuai dengan potensi yang dimiliki untuk selanjutnya di implementasikan di masing-masing desa. Dengan harapan dapat menjawab kebutuhan desa terhadap layanan yang berkualitas, dan merancang inovasi dalam praktik pembangunan yang solutif dan efektif,” kata Bupati Karo Terkeli Brahmana.
Bursa Inovasi Desa, Program Inovasi Desa Kabupaten Karo Tahun 2018, dibuka secara resmi oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana, dihadiri Asisten Administrasi Pemkab Karo Mulianta Tarigan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abel Tarigan, Inspektur Kabupaten Karo Philemon Brahmana, Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Martin Sitepu, Kabag Humas Protokol Djoko Sujarwanto.
Bursa Inovasi Desa dilaksanakan bertujuan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau altenatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan Dana Desa yang lebih efektif dan inovatif. Juga bertujuan memperkenalkan inisiatif, inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dalam menyelesaikan masalah dan mendukung peningkatan kualitas pembangunan.
Kegiatan Bursa Inovasi Desa diikuti para Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Karo, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Tim Pelaksana Inovasi Desa se- Kabupaten Karo, perguruan tingi, BUMN, pihak swasta. (Rep-01)






