RIENEWS.COM – Ada yang menarik dari kegiatan Ramadan di Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 1444 Hijriah yang dilangsungkan di Masjid Islamic Center UAD. Selain menyediakan buka puasa sebanyak 2.500 porsi setiap hari, salat berjamaah, juga ada program penitipan anak bagi orang tua yang ingin mengikuti Salat Isya dan Tarawih bersama.
Program penitipan anak ini baru pertama kali ini diselenggarakan, diharapkan akan memudahkan sekaligus menenangkan para orang tua yang ingin khusyuk menjalankan Salat Isya dan Tarawih berjamaah di sana. Mengingat lokasi penitipan anak berada di lantai 1 masjid.
Rektor UAD, Muchlas dalam sambutannya pada pembukaan Ramadan di Kampus UAD, 22 Maret 2023 menyampaikan bahwa segala program dan kegiatan yang diselenggarakan panitia untuk menyemarakkan suasana Ramadan 1444 H. Keberadaan penitipan anak ini menjadikan ibu-ibu yang memiliki anak balita bisa beribadah dengan khusyuk sebagaimana jamaah laki-laki.
“Kami ingin membangun kesan, bahwa masjid juga ramah anak dan perempuan,” kata Muchlas.
Muchlas juga mengajak jamaah untuk memperbanyak ilmu sebagai bekal menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadan. Termasuk mengenal dan belajar tentang cara Muhammadiyah, termasuk organisasi Islam lain dalam menetapkan waktu puasa, lebaran dan hari-hari penting lainnya.
“Pengetahuan tentang ilmu falak ini penting bagi jamaah dan umat Islam supaya mereka mengetahui dan kemudian yakin dengan pilihannya,” ucap Muchlas.
Artikel lain
Menyikapi Putusan FIFA Piala Dunia U20, Erick: Kita Harus Tegar
Muhammadiyah dan Densus 88 Bahas Terorisme, Haedar: Penindakan Harus Berdasar Hukum
Tips Mengatur Keuangan Selama Ramadan
Program penitipan anak tersebut mendapat apresiasi jamaah. Salah satunya adalah Puji Amalia jamaah asal Kabupaten Bantul yang ingin mengenalkan anaknya tentang berbagai ibadah selama Ramadan, termasuk Salat Tarawih berjamaah.
“Dan saya bisa mengikuti khotbah serta berjamaah Salat Isya dan Tarawih sampai selesai,” kata Puji.
Proses pembangunan Masjid Islamic Center UAD selama 16 bulan menggunakan bahan marmer dan granit dari Italia, India, Tiongkok, serta Portugal. Lampu yang digunakan adalah LED, sesuai dengan konsep go green. Untuk kenyamanan, AC diatur dengan sirkulasi udara agar lebih sejuk. Air yang digunakan diolah terlebih dulu agar jernih.
Artikel lain
Sambut Pemudik, Kemenparekraf Luncurkan E-Booklet Jelajah 27 Masjid
Kiat Sehat Berpuasa dengan Mengatur Isi Piringku
Presiden Jokowi Tanggapi Soal Penolakan Tim Israel di Piala Dunia U20
Masjid tersebut juga dilengkapi dengan CCTV yang dipasang di tiga lantai. CCTV digunakan untuk keamanan karena masjid tersebut tidak hanya berfungsi untuk salat. Pembagian menjadi tiga lantai tersebut mempunyai fungsi sendiri-sendiri, yakni lantai dasar untuk Islamic Center dan ruang konsultasi pusat tarjih Muhammadiyah. (Rep-04)
Sumber: Muhammadiyah






