Parlindungan Ingatkan Bupati Karo Soal Sister City Zundert-Karo

oleh -1.723 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama anggota DPD RI, Parlindungan Purba. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Senator asal Sumatera Utara,  Parlindungan Purba mengingatkan Bupati Karo Terkelin Brahmana soal keberlanjutan kerjasama Sister City Zundert-Karo.  Kerjasama Pemerintah Kabupaten Karo dengan Kota Zundert di Belanda, sudah terjalin sejak tahun 2007, masa Bupati Karo DD. Sinulingga.

Keberlanjutan kerjasama ini disampaikan anggota DPD Parlindungan Purba saat bertemu dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana di acara resepsi pernikahan anak Rektor USU, Runtung Sitepi, Minggu 7 Juli 2019, di Hotel Santika, Kota Medan.

Parlindungan Purba yang sebelumnya melakukan lawatan ke Kota Zundert dan bertemu dengan Wali Kota Zundert, diingatkan tentang keberlanjutan kerjasama kedua kota tersebut.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kota Den Haag, Belanda, melayangkan surat kepada Parlindungan Purba, surat Nomor 131/Ek /DB/V/2019 tanggal 3 Mei 2019, tentang peluang tindaklanjut Sister City Zundert- Karo.

Hubungan kerjasama Zundert-Karo terhitung tahun 2019, telah berakhir.

Baca Berita:

Pengunjung Festival Bunga-Buah Kecewa

Sutopo Pahlawan Kemanusiaan Berpulang

Menurut Parlindungan, program dan kerjasama ini sangat bagus, sebab merupakan suatu  konsep penggandengan dua kota yang berbeda lokasi untuk menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antar penduduk.

“Terjalinnya hubungan sister city umumnya punya persamaan keadaan demografi dan masalah-masalah yang dihadapi. Selain  berguna untuk program pertukaran pelajar dan kerjasama di bidang budaya dan perdagangan,” ujar Parlindungan.

Menanggapi hal itu,  Bupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan akan segera menindaklanjutinya. Bupati juga berterima kasih kepada anggota DPD RI,  Parlindungan Purba yang telah memberikan informasi, sekaligus meneruskan surat yang telah dikirim Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, melalui Whatsaap.

“Dengan adanya surat ini segera akan kita sampaikan kepada OPD terkait agar dapat diberikan tanggapan terkait sister city. Sebab MoU ini sudah ada sejak tahun 2008-2013, dan 2013-2016, hingga terakhir 2016-2019 ini,” kata Terkelin.

“Iya, kita akan tindaklanjuti segera. Kita tahu sister city Zundert-Kabupaten Karo ada kesamaan konsep budaya dan perdagangan. Termasuk di Belanda ada bloemencorso (parade bunga) sedangkan di Kabupaten Karo ada Festival Bunga dan Buah. Nah, kesamaan ini yang akan kita subtansikan dan adakan perencanaan kedepan, agar kerjasama tersebut terus berlanjut,” imbuh Terkelin. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *