SUMUT  

Pengda KONI Karo Kecewa Minim Anggaran, Ini Jawaban Bupati Karo

Bupati Karo Terkelin Brahmana membuka secara resmi kegiatan Survei Akreditasi Puskesmas di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis 13 September 2018. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Pengurus Daerah Komite Olahraga Nasional Indonesia (Pengda KONI) Kabupaten Karo kecewa dengan sikap Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara,  hanya menyediakan anggaran Rp50 juta untuk 6 cabang olahraga yang akan mengikuti event di tingkat Provinsi Sumatera Utara dan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).

Kekecewaan akan sikap Pemkab Karo itu diungkapkan Ketua Pengda KONI Karo Kliwon Sembiring didampingi Wakil Ketua KONI Karo Monang Sitanggang kepada wartawan, Jumat 28 September 2018, di halaman Camat Kabanjahe.

“Kita telah mengajukan kepada pemerintah daerah terkait permohonan dana pertandingan enam cabang atlet yang akan kita ikuti. Tapi permohonan ditolak dengan alasan sudah tidak lagi memadai,” ujar Kliwon Sembiring.

Baca Berita: Begini BNPB Tangani Dampak Gempa Tsunami di Palu dan Donggala

Kekecewaan Pengda KONI Karo ini dilakukan dengan membentangkan sejumlah spanduk.

Aksi ini dilakukan Pengda KONI Karo bersamaan dengan pengesahan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (P-APBD) Tahun Anggaran 2018 Kabupaten Karo di Gedung DPRD Karo.

Disebutkan Kliwion Sembiring, dari permohonan anggaran yang diajukan ke Pemkab Karo, pemerintah hanya menyetujui Rp50 juta untuk enam cabang olahraga yang akan diikuti 150 atlet dan official.

“Sampai di mana dana segitu. Padahal atlet kita masuk kategori juara umum di tahun 2014 dan sudah banyak menyumbang medali emas. Ini semua dilakukan anak didik kita untuk mengharumkan nama Pemkab Karo akan tetapi hingga kini belum ada juga perhatian pemerintah untuk atlet,” tegas Kliwon.

Di Gedung DPRD Karo, Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Wakil Bupati Karo Cory S. Sebayang dan Ketua DPRD Karo Nora Else, Jumat malam, menandatangani pengesahan P-APBD TA 2018 Kabupaten Karo.

Menyikapi protes dan kekecewaan Pengda KONI Karo, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan, dana tersebut tidak memungkinkan ditampung di P-APBD.

“Saya berharap kepada pengurus KONI agar secepatnya membuat kembali permohonan berbentuk penggalangan dana. Nanti beberapa stakeholders apakah,  Bank, perhotelan bahkan juga para kontraktor kita undang,” ujar Terkelin Brahmana didampingi Wakil Bupati Karo. (Rep-01)