RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana mengeluarkan sejumlah perintah kepada kepala dinas untuk mengantisipasi kehadiran wisatawan yang memanfaatkan libur Lebaran 2018, di Tanah Karo Simalem, Sumatera Utara.
Bupati Karo menginginkan peningkatan pelayanan dan kenyawaman bagi wisatawan, dengan memerintahkan Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas PUPR Karo, dan Kepala Dinas Perhubungan, untuk segera memperbaiki kerusakan jalan, drainase, khususnya menuju pemandian air panas Raja Berneh dan Doulu.
Hal itu langsung disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana kepada Kadis PUPR Paten Purba, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mulia Barus, dan Kepala Dinas Perhubungan Gelora Fajar Purba, saat meninjau kerusakan jalan dan gorong-gorong yang tersumbat akses jalan menuju Doulu-Raja Berneh, Kamis 7 Juni 2018.
Dikatakan Terkelin Brahmana, kerusakan infrastruktur jalan dan tersumbatnya gorong-gorong di kawasan objek wisata perlu perhatian khusus dan serius dari dinas terkait.
KLIK: Polisi Tembak Hendri Pembunuh Sadis Sales Girl “Dalam Kardus”
“Dinas terkait jangan diam, apa yang bisa dikerjakan, langsung kerjakan sehingga kerusakan tersebut tidak semakin parah. Jangan selalu menunggu APBD, di luar itu (APBD) bisa kok kita berkreasi,” tegas Bupati Karo.
Ditegaskan Bupati Karo, penerimaan terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karo terbesar dari sektor pariwisata.
“Sektor pariwisata penerimaan terbesar kedua sumber PAD kita. Kita harus tanggap, perhatian dunia saat ini sangat besar ke pariwisata Karo. Berbenahlah, jangan nanti jelek nama kita di luar hanya gara-gara tidak terpeliharanya infrastruktur jalan,” kata Terkelin Brahmana.
Bupati mengingatkan para kepala dinas agar tidak bertumpu anggaran kepada APBD.
“Kan ada bantuan beberapa perusahaan yang ada di sekitar wilayah ini (Raja Berneh-Doulu). Kita minta bantuannya melalui CSR, begitu juga pengusaha-pengusaha pemandian air panas yang ada di sini kita ajak bersama-sama berpartisipasi memperbaiki jalan dan gorong-gorong yang sering sumbat bila hujan deras turun,” imbuh Terkelin.
Ditegaskannya, perbaikan ini tidak menggunakan anggaran dari APBD Karo. Namun, memanfaatkan bantuan perusahaan, baik dari Pertamina mau pun dari PT. Tirta Sibayakindo Berastagi serta partisipasi masyarakat.
“Saling bekerjasama, saling berkolaborasi. Hilangkan ego sektoral, silakan segera bentuk tim kerjanya (Dinas Pariwisat dan Dinas PUPR) bersinergi dengan Pemdes dan masyarakat setempat,” ujar Bupati Karo.
Bupati menginginkan saat Lebaran nanti, wisatawan tidak boleh terganggu karena kerusakan jalan.
“Standby kan alat-alat untuk memperbaikinya dan hitung berapa biayanya, segera kalkulasikan dan langsung kerjakan. Dua-tiga hari sebelum hari H Lebaran, ini sudah siap. Karena ini tujuannya untuk meningkatkan pelayanan jelang Lebaran, pekerjaan ini harus segera dilaksanakan, karena ini sifatnya segera dan serius,” pungkas Bupati Karo. (Rep-01)






