SUMUT  

Pesan Bupati Karo Kepada 30 ASN Ikuti Diklat Revolusi Mental

Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama 30 ASN Pemkab Karo dan pemateri Diklat Revolusi Mental, yang berakhir Minggu 27 Mei 2018. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMPendidikan dan Pelatihan (Diklat) Revolusi Mental Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Karo, Minggu 27 Mei 2018, berakhir. Diklat Revolusi Mental diselenggarakan sejak Kamis 24 Mei 2018, di Tongging Hotel Beach, Jalan Tongging Silalahi, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam penutupan Diklat Revolusi Mental, menegaskan, saat ini masyarakat makin kritis, tidak mau mendapatkan pelayanan birokrasi yang bertele-tele.

“Hasil Diklat Revolusi Mental ini jangan kita sia-siakan. Segera kita implementasikan dalam pekerjaan kita sehari-hari sebagai pelayanan masyarakat. Saat ini masyarakat semakin kritis, tidak mau dilayani dengan birokrasi yang lambat, bertele-tele, dan tidak mempunyai kepastian hukum,”ujar Bupati Karo saat penutupan.

KLIK: Ini Alasan Polisi Bekuk Pria di Parkiran Hotel Sing A Song

Dikatakannya, peserta Diklat Revolusi Mental diikuti para ASN Pemkab Karo dapat membawa semangat dan motivasi baru terhadap peningkatan kualitas birokrasi.

“Yang handal dan responsif terhadap tuntutan masyarakat. Bukan sebaliknya, ASN yang minta dilayani,” tegasnya.

Disebutkan Bupati Karo, materi pembelajaran yang telah diberikan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN-RI), mulai dari  over view program pelatihan Revolusi Mental untuk pelayanan publik, isu strategis pelayanan publik,  revolusi budaya pelayanan publik,  inovasi sektor publik, strategi peningkatan kualitas pelayanan publik, rancangan revolusi cara kerja, tentu semakin memiliki modal untuk ke depannya dalam pelayanan bagi masyarakat.

“Empat hari lamanya kita telah meninggalkan sejenak keluarga, pekerjaan, dan hal-hal penting lainnya dalam rangka meningkatkan kompetensi,  guna merubah karakter dan mental kita. Inilah salah satu bukti bentuk komitmen kita dalam mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental,  komitmen kita sebagai abdi masyarakat dan abdi Negara,” pungkar Bupati Karo.

Terkelin berharap, dengan Diklat Revolusi Mental yang diikuti para ASN Pemkab Karo dapat memberikan masukan dan pencerahan.

“Sehingga semakin muncul inovasi dan kreativitas yang baru guna menciptakan strategi yang baik dalam pelayanan publik,  meningkatkan atmosfir kebersamaan, memberikan solusi-solusi yang tepat terhadap penyelesaian permasalahan, dan tentunya semua itu dapat ditularkan kepada segenap unit kerja masing-masing dalam memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” imbuh Bupati Karo.

Dia menekankan, agar 30 ASN yang baru usai mengikuti Diklat Revolusi Mental,  menjadi teladan, pelopor, dan menjadi agen perubahan.

Acara penutupan Diklat Revolusi Mental dihadiri Denny Junanto, Ivonne Pongoh, dan Iqbal Fadilla, dari LAN-RI sebagai pemateri, Plt BKD Kabupaten Karo Mulianta Tarigan,  para pimpinan OPD Pemkab Karo. (Rep-01)