Serial Tokoh Muhammadiyah, UMY Perkenalkan Kiprah KH. Djarnawi Hadikusmo

oleh -1.154 Kali Dibaca
Ahmad Syafi’i Ma’arif (Buya Syafi’i) berbicara kiprah KH. Djarnawi Hadikusmo di Seminar Serial Tokoh Muhammadiyah yang digelar UMY, Selasa 26 Februari 2019. [Foto UMY | Rienews]

RIENEWS.COM – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengenalkan kembali para tokoh Muhammadiyah kepada publik, terutama mahasiswa UMY. Ini dilakukan sebagai catatan sejarah keberadaan Organisasi Masyarakat, Muhammadiyah yang terbentuk sejak tahun 1912.

Dalam perjalananya hingga kini, Muhammadiyah tetap teguh pada pendirian hingga menjadi Organisasi Masyarakat (Ormas) besar di Indonesia, dan banyak tokoh-tokoh berpengaruh di Indonesia yang lahir dari ‘rahim’  Muhammadiyah.

UMY sebagai salah satu kampus unggulan Muhammadiyah tidak ingin begitu saja melupakan sejarah pahlawan Muhammadiyah. Justru tokoh-tokoh tersebut harus diperkenalkan kepada kader-kader Muhammadiyah, salah satunya mahasiswa UMY.

Melalui kegiatan Seminar Serial Tokoh Muhammadiyah, UMY mengenalkan para tokoh Muhammadiyah secara berkala, dua bulan sekali. Di kegiatan perdana Serial Tokoh Muhammadiyah,  UMY mengenalkan tokoh KH. Djarnawi Hadikusmo.

Hadir dalam seminar perdana tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1998-2005 Ahmad Syafi’i Ma’arif (Buya Syafi’i) yang merupakan murid asuh KH. Djarnawi Hadikusmo di Mu’alimin. Chamamah Suratno Ketua ‘Aisyiyah periode 2005-2010 dan Busyro Muqoddas (mantan Ketua PP Muhammadiyah).

Baca Berita: Terjatuh dari Jembatan, Lala Belum Ditemukan

“Acara ini merupakan salah satu upaya penyadaran sejarah bagi generasi muda persyarikatan dan bangsa dalam menatap masa depan peradaban bangsa dengan tidak melupakan masa lalu. Sejarah tidak bisa membungkam gelora semangat kader Muhammadiyah dalam perjuanganya pada alur sejarah Indonesia,”  kata  Rektor UMY Dr. Ir. Gunawan Budiyanto di Seminar Serial tokoh Muhammadiyah untuk Bangsa pada Selasa 26 Februari 2019, di Gedung Pascasarjana Kasman Singodimejo Kampus Terpadu UMY.

Baca Juga: UMY Gelar Bioskop Keliling “Iqra & Boven Digoel”

Gunawan menyebutkan, peran tokoh Muhammadiyah memang jarang terangkat jasanya ke ruang publik. Karena itu melalui Program Doktor Politik Islam dan Ilmu Politik UMY, mengadakan Serial Tokoh Muhammadiyah ini yang rencananya akan diadakan dua bulan sekali. Pada seri yang pertama UMY mengenalkan tokoh KH. Djarnawi dalam tema; Muhammadiyah, Islam dan Kebangsaan.

“Peran tokoh sentral Muhammadiyah dalam perjuangan konteks kebangsaan diimbangi dengan dialog lintas tokoh bangsa. Jadi rantai ini jangan sampai terputus, rantai dialog fakta sejarah dan nalar tokoh Muhammadiyah harus terus menjalar di dalam diri kader-kader Muhammadiyah hingga tidak bisa terbendung,”  ujar Gunawan.

Rektor UMY berharap dengan dikenalkanya perjuangan tokoh-tokoh Muhammadiyah, para kader yang terdiri dari mahasiswa hingga dosen di UMY dapat memperkokoh demokrasi dan memperbaiki bangsa ini di masa depan.

“Saya percaya Muhammadiyah menjadi harapan untuk mengembalikan struktur negara dengan pilar demokrasinya yang jelas,” pungkas Gunawan.

Buya Syafi’i mengatakan, Djarnawi yang dikenalnya sebagai sosok guru yang cakap dan cerdas, juga politikus yang kompeten, yang patut dikenalkan kiprah dan sejarahnya terhadap kader Muhammadiyah.

“Beliau merupakan sosok yang dekat dengan semua kalangan, sosok nasionalis yang membuat ia sudah merdeka bahkan sejak dalam pikiran. Beliau juga dalam kiprahnya pernah menjabat sebagai Ketua Umum di partai Muslimin Indonesia,”  kata Buya Syafi’i. (Rep-04 | Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *