Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Pemkab Karo Siapkan RSU Khusus Rujukan

oleh -572 Kali Dibaca
Bupati Terkelin Brahmana didampingi Plh Ketua GTPP Covid-19 Martin Sitepu, Kadis Pertanian Metehsa Purba, Dirut RSUD Kabanjahe Arjuna Wijaya. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyiapkan rumah sakit khusus rujukan penanganan virus corona (Covid-19) di luar Rumah Sakit Umum Kabanjahe yang telah menjadi rujukan penanganan pasien Covid-19 secara nasional.

Langkah ini diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, dalam mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19, dan mempertimbangkan keterbatasan fasilitas yang dimiliki RSU Kabanjahe.

“Kita harus antisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk, seperti adanya lonjakan pasien Covid-19. Jangan sampai pasien nantinya tidak tertangani, karena RSU Kabanjahe yang merupakan rujukan, rawan melebihi kapasitas,” kata Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Penyiapan rumah sakit khusus rujukan tersebut melihat perkembangan wabah pandemi Covid-19. Di Kabupaten Karo, lonjakan pasien positif Covid-19 dengan kategori orang tanpa gejala (OTG), terus bertambah.

Baca Berita: 

Pemkab Karo Tegaskan TPU Salit Sudah Difungsikan

Bupati Karo Terima Piagam Penghargaan JPS Gubsu Edy Rahmayadi

Hal ini mengkhawatirkan dan butuh gerakan secara konkret, baik dari pemerintah maupun dari seluruh unsur elemen masyarakat.

Dalam upaya penanganan cepat ini, sebut Bupati Karo Terkelin Brahmana yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Karo, harus segera ditambah rumah sakit khusus rujukan penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Karo. Terlebih mengingat Kabupaten Karo kini masuk zona merah penularan Covid-19.

Data Covid-19 di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. [Sumber covid19.karokab.go.id]
Terkelin menegaskan, hal ini dianggap penting untuk mempercepat proses penanganan apabila ditemukan kasus pasien terinfeksi Covid-19 yang jumlahnya terus melonjak.

Hal ini disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Plh Ketua GTPP Covid-19 Martin Sitepu, Asisten Administrasi Umum Setdakab Karo Mulianta Tarigan, Kadis Pertanian Metehsa Purba dan Dirut RSU Kabanjahe Arjuna Wijaya, di Posko Media Center GTPP Covid-19, Jalan Kapten Selamat Ketaren Kabanjahe, Rabu 24 Juni 2020.

Terkelin menjelaskan, penyiapan rumah sakit khusus rujukan penanganan Covid-19, tengah dilakukan.

“Salah satunya, eks RSU Flora di Jalan Letjen Djamin Ginting Kabanjahe. Berikutnya, RSU Efarina Etaham Berastagi. Jadi, siap tidak siap, rumah sakit di Kabupaten Karo, ya harus siap untuk merawat ODP, PDP, maupun positif Covid-19. Makanya kita usulkan eks RSU Flora maupun RSU Efarina Etaham Berastagi juga jadi rumah sakit rujukan,” sebut Terkelin Brahmana.

Sementara Direktur RSUD Kabanjahe Arjuna Wijaya mengingatkan, menilik aturan yang ada, lebih aman melakukan sistem kerja sama dengan pihak rumah sakit swasta, ketimbang kontrak, sewa.

Alasannya, kata Arjuna, dari segi anggaran yang berasal dari Kementerian Kesehatan dan Refocusing APBD Karo.

“Pilihan yang nyaman dan aman jelas prinsip menjalin kerja sama (MoU) dengan dana pusat. Namun demikian bukan berarti sewa-menyewa tidak dijalankan tetap kita ikuti sesuai mekanisme. Seandainya, RSU Efarina menjadi bagian rujukan pasien positif Covid-19, maka akan diutamakan pasien dalam pengawasan (PDP) ditempatkan di RS Efarina guna penanganan dan perawatan,” imbuh Arjuna.

Sementara itu update perkembangan penanganan Covid-19 Kabupaten Karo yang diunggah di covid19.karokab.go.id, OTG 18 orang, PDP 8 orang (negatif 2 orang), konfirmasi Covid-19 sebanyak 20 orang (2 orang sembuh). (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *