Luncuran Awan Panas Erupsi Gunung Merapi Capai 1,5 Kilometer

oleh -89 Kali Dibaca
visual luncuran awan panas di pungggung Gunung Merapi, pada Jumat 2 April 2021, pukul 05.00 WIB. [Foto PVMBG | Rienews]

RIENEWS.COM – Gunung Merapi berstatus siaga atau level III, kembali alami erupsi, pada Jumat 2 April 2021.

Berdasarkan informasi pusat pemantauan gunung api, terdeteksi aktivitas  Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, sejak Jumat pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Aktivitas Gunung Merapi terpantau mengeluarkan awan panas sebanyak tiga kali.

Berdasarkan situs BNPB, menyebutkan, petugas pemantau mengamati adanya awan panas guguran sebanyak tiga kali dengan jarak luncur 700 hingga 1.500 meter.

Baca Juga:

Menko Polhukam Mahfud MD: Jangan Ganggu Kerja Jurnalis, Kasus Nurhadi Akan Diteruskan

Memajukan Sepak Bola Karo, Askab PSSI Karo Temui Bupati

Awan panas guguran mengarah ke barat daya. Sedangkan guguran lava pijar, sebanyak 16 kali teramati dengan jarak luncur 700 meter ke barat daya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih merekomendasikan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 kilometer.Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Warga agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.  Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *