14 Hektar Lahan di Kawasan Danau Toba Terbakar

oleh -716 Kali Dibaca
Personel dari BPBD Kabupaten Dairi berupaya memadamkan api dalam peristiwa Karhutla di tepian Danau Toba. [Foto BPBD Dairi]

RIENEWS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di tepian sekitar Danau Toba, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

“Satuan Tugas (Satgas) gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Silalahi 3, Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Kebakaran terjadi pada Jumat (30 Juli 2021) pukul 14.30 WIB,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam siaran pers, Sabtu 31 Juli 2021.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Dairi, total lahan yang terbakar kurang lebih seluas 14 hektar. Satgas yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, dan Manggala Agni berhasil memadamkan api secara manual.

Baca Juga:

Kebakaran 7 Hektar Lahan di Ogan Hilir Berhasil Dipadamkan

Erupsi Gunung Ili Lewotolok Sebabkan Kebakaran Hutan dan Lahan

Petugas mengunakan pompa air yang digendong untuk mencapai titik api dan memadamkannya.

Kepala Bidang Kedaduratan dan Logistik BPBD Kabupaten Dairi, Marsius Sitorus mengatakan, jenis vegetasi lahan yang terbakar adalah semak belukar.

“Lahan yang terbakar adalah semak belukar dan saat ini api sudah terkendali,” kata Marsius melalui keterangan tertulis.

Lokasi lahan yang curam dan terjal menyulitkan petugas untuk memadamkan api tersebut. Keterbatasan peralatan juga menjadi kendala saat proses pemadaman.

Tidak terdapat korban jiwa dari kejadian karhutla tersebut. Saat ini masih dilakukan penyelidikan terhadap penyebab terjadinya karhutla.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat beberapa wilayah di Indonesia sudah memasuki musim kemarau. Curah hujan di beberapa wilayah relatif sudah menurun bahkan cenderung kering khususnya di sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Hal tersebut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

BNPB terus mengimbau kepada pemangku kebijakan untuk mempersiapkan rencana kesiapsiagaan sebagai langkah mitigasi dan upaya pengurangan risiko Karhutla di wilayahnya. (Rep-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *