RIENEWS.COM – Pasca Gunung Ruang meletus, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan segera merelokasi wargas sekitar Gunung Ruang. Gunung Ruang yang ada di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengalami erupsi sejak tanggal 16 April 2024.
Gunung Ruang kembali mengalami letusan dahsyat pada Selasa dini hari, 30 April 2024. Menyusul letusan dahysat Gunung Ruang, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM kembali menaikkan status Gunung Ruang dari Siaga atau Level III menjadi Awas (Level IV).
Menyikapi peristiwa Gunung Ruang meletus, Presiden Jokowi mengeluarkan tiga instruksi kepada jajarannya terkait penanganan pengungsi akibat erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara beberapa waktu yang lalu.
Instruksi yang pertama adalah Presiden Jokowi minta jajarannya untuk segera melakukan relokasi terhadap para pengungsi. Menurut Presiden, berdasarkan tata ruang yang ada, para pengungsi tidak diperbolehkan kembali ke tempat asalnya.
“Sehingga diperlukan relokasi untuk pemukiman yang harus dipercepat dan juga urusan pertanahan, termasuk urusan rumah dan yang berkaitan dengan pekerjaan,” ujar Presiden Jokowi dalam rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, pada Jumat, 3 Mei 2024, di Istana Merdeka, Jakarta.
Artikel lain
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2024, UNESCO Nobatkan Jurnalis Palestina Raih Penghargaan Guillermo Cano
AJI Gelar Indonesia Fact Checking Summit 2024 di Palembang
Ribuan Sertipikat Tanah Elektronik Diserahkan, Pesan Jokowi Boleh ‘Disekolahkan’
Instruksi kedua, Presiden minta jajarannya untuk memastikan bahwa lokasi yang akan dijadikan tempat relokasi sudah tepat dan sesuai. Bahkan, Presiden secara khusus minta kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono untuk terjun langsung ke lapangan.
“Ini nanti Pak Menteri ATR mohon lapangannya dilihat betul,” ucap Jokowi.
Instruksi ketiga, Presiden kepada jajarannya segera membuat skema terkait pendanaan, bantuan, hingga kalkulasi anggaran yang dibutuhkan untuk kegiatan relokasi tersebut. Presiden juga ingin menteri terkait melakukan identifikasi terhadap bangunan dan infrastruktur yang terdampak.
Artikel lain
Waspada Penipuan Online Mengatasnamakan SATUSEHAT
DPR RI Soroti 120 BUMD di Jawa Timur Hanya 5 Beroperasi
Selamat Jalan Penyair Joko Pinurbo, Ibadah Puisimu Paripurna
“Dan yang paling penting identifikasi beberapa bangunan yang rusak dan infrastruktur yang terdampak, baik itu sekolah, rumah sakit, ataupun jembatan, dan kalkulasi anggaran yang dibutuhkan,” tutur Presiden Jokowi. (Rep-02)
Sumber: BPMI Setpres





