RIENEWS.COM – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) jalin kerja sama pengembangan Indonesia Cable Express System 2 (ICE System 2).
Pengumuman kemitraan strategis Telin dan Indosat dalam pengembangan ICE System 2 diumumkan dalam perhelatan Konferensi BATIC (Bali Annual Telkom International Conference) 2024 yang digelar pada 27 hingga 30 Agustus 2024.
Kerja sama Telin dan Indosat ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 28 Agustus 2024. Kerja sama Telin dan Indosat ini menjadi langkah penting dalam pemenuhan permintaan yang semakin meningkat terhadap konektivitas berkualitas tinggi dan efisien di wilayah-wilayah utama di Indonesia dan sekitarnya.
ICE System 2 dirancang untuk memenuhi kebutuhan konektivitas yang semakin berkembang di berbagai landing points yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, dan Manado serta menyediakan jalur penting ke Singapura.
Artikel lain
PT Telin Gelar BATIC 2024 Cultivating a Sustainable Digital Ecosystem
Kontribusi Nyata TelkomGroup Dalam Penguatan Posisi Indonesia di Kancah Global
Event HLF MSP IAF 2024 Telkom Siapkan Jaringan Berkapasitas 20000 Gbps
Sistem ini bertujuan untuk memajukan jaringan telekomunikasi Indonesia secara signifikan dan meningkatkan kualitas serta efisiensi konektivitas di lokasi-lokasi penting tersebut.
CEO Telin Budi Satria Dharma Purba mengatakan, kemitraan ini juga akan mengembangkan infrastruktur melalui perluasan konektivitas yang menghubungkan Points of Presence (PoP) dari IOH dan Telin dengan ICE System 2.
Menurut Budi, hal ini semakin memperkuat jaringan telekomunikasi untuk memberikan konektivitas kelas atas dengan tetap memastikan pengambangan yang efisien dari segi biaya.
Artikel lain
AJI Indonesia Kecam Tindakan Union Busting Solidaritas Pekerja CNN Indonesia
Komisi III DPR Tolak Hasil Seleksi Calon Hakim Agung Komisi Yudisial
Aksi Demo Ojol, Dobbrak: Kami Pekerja Bukan Mitra
“Kolaborasi kami dengan IOH pada ICE System 2 akan menciptakan jaringan telekomunikasi yang kuat dan akan mendukung ekonomi digital Indonesia. Kami sangat antusias untuk mewujudkan proyek ini, memastikan konektivitas yang lancar dan andal bagi bisnis dan konsumen,” ungkap Budi dalam siaran pers, Rabu, 4 September 2024. (Rep-03)






